januari 31, 2009

Fenomena Angin Matahari, Bonus Pengamatan Gerhana


Fenomena gerhana matahari terlihat di Jakarta, Senin (26/1). Proses gerhana ini terjadi dari pukul 15.21-17.50 wib dan mencapai puncaknya pada pukul 16.41 wib. Gerhana matahari cincin ini dapat dilihat secara sempurna di wilayah Tanjung Karang Lampung, Anyer Banten, dan Samarinda.





JAKARTA, SENIN - Munculnya awan saat gerhana Matahari yang terjadi Senin (26/1) sore ini tidak selamanya mengganggu. Bahkan masyarakat disuguhi bonus fenomena alam yang belum tentu muncul setiap kali ada peristiwa gerhana Matahari.
Fenomena tersebut terlihat pada pengamatan yang dilakukan di Pusat Peragaan IPTEK Taman Mini Indonesia Indah. Masyarakat yang datang khusus untuk melihat gerhana Matahari melalui teleskop yang disediakan sempat kecewa karena awan tebal beberapa kali melintas dan menghalangi pengamatan.
Namun, beberapa saat setelah puncak gerhana yang terjadi pukul 16.41 WIB, tiba-tiba awan memudar dan Matahari yang tinggal tersisa dalam bentuk sabit karena tertutup Bulan pun muncul. Uniknya bentuk sabit Matahari seolah-olah berada di tengah awan yang berlubang.
"Akhirnya momentum puncak gerhana matahari cincin bisa terlihat walaupun hanya terjadi sekitar 80 persen dan bisa dilihat oleh masyarakat yang hadir di sini," kata Moedji Raharto, pakar astronomi yang juga mantan Kepala UPT Observatorium Bosscha ditemui di PP Iptek TMII Jakarta.
Moedji mengatakan fenomena tersebut terjadi akibat pengaruh angin Matahari. Pengaruh angin matahari, lanjut Moedji, sangat membantu agar proses gerhana matahari dapat terlihat. Ia menjelaskan ketika Bulan menutup sebagian besar pancaran cahaya Matahari, terjadi perbedaan suhu tepat di bawah gerhana.
Awan yang ada di bawahnya akan mengalami suhu dingin sehingga terjadi pembekuan. Namun, akhirnya segera memudar dan menyebar untuk mengisi ruangan yang lebih hangat di sekitarnya.
"Sayangnya angin matahari tersebut terjadi setelah momentum puncak. Tapi, meskipun begitu, fenomena yang indah ini tetap dapat dinikmati," ujar Moedji.
Selain itu, masyarakat sebenarnya juga diuntungkan oleh mendung yang terbentuk. Menurut Moedji, awan tersebut menjadi semacam filter cahaya matahari yang sangat menyilaukan sehingga masyarakat bisa melihat langsung dengan mata telanjang.
Sementara itu salah satu pengunjung bernama Tehodorus mengaku puas melihat peristiwa ini. Diakui siswa SD kelas 5 itu, ini merupakan pengalaman pertamanya melihat proses gerhana.
Hal yang sama diungkapkan Lulu dan Adit, siswa SMP Presiden Jababeka. Mereka merasa puas setelah mempelajari peristiwa gerhana lewat buku ajar di sekolah akhirnya bisa melihatnya secara langsung.
"Penasaran kami seperti hilang dan ternyata fenomena ini memang sangat indah," kata Lulu yang datang bersama 85 orang rombongan sekolahnya.

Alien di Negeri Sendiri

Pengembangan Software: Sains atau Seni?
Pengembangan software itu sains atau seni? Sampai sekarang perdebatan ini belum selesai. Kalau dilihat dari tempat di mana pelajaran pengembangan software...
Belajar Sains dari Mac Gyver
Mungkin anda pernah menonton sebuah serial TV yang terkenal di tahun 90-an, Mac Gyver. Pada masanya, serial TV ini membawa...
Anak Indonesia Kembali Jawara Fisika dan Kimia
Kembali, siswa Indonesia unjuk gigi di ajang dunia. Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) sukses menggondol 2 emas, 2...
Belajar Membumikan Sains dari Resesi Ekonomi Amerika
Resesi ekonomi di Amerika merupakan fenomena yang berdampak global, tentu saja wacana ini lebih tepat bila diulas oleh para pakar...
Sains dan Teknologi: Alien di Negeri Sendiri
Orang awam mana yang ingat bahwa tiap 10 Agustus kita memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas)? Tanyakan saja ke sembarang...
Orang awam mana yang ingat bahwa tiap 10 Agustus kita memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas)? Tanyakan saja ke sembarang orang yang kita jumpa di tengah jalan. Dijamin mereka bengong waktu ditanya apa itu Hakteknas. Padahal tahun ini Hakteknas sudah diperingati ke-13 kalinya.
Apakah ini artinya sains dan teknologi memang bukan hal yang populis di Indonesia? Bisa jadi ya. Lantas, tahukah Anda bahwa selama ini berita di koran sudah cukup marak dengan prestasi ilmuwan muda kita? Mulai dari menggondol beragam medali di ajang Olimpiade Fisika Dunia, Olimpiade Astronomi Dunia, Olimpiade Kimia Dunia, Olimpiade Matematika Dunia, dan banyak lagi. Yohanes Surya dengan tim kebanggaannya juga masih semangat dengan obsesinya agar ilmuwan kita ada yang meraih Nobel suatu saat nanti.
Anggaran Minim?
Berani bertaruh, dari sekian banyak ilmuwan muda Indonesia itu, IQ-nya pasti di atas rata-rata. Mereka bisa masuk kategori genius, cerdas, pintar, membanggakan. Bisa jadi juga alumni jawara-jawara bidang sains itu kini ada yang bersemayan di aneka intitusi sains bergengsi dunia seperti Massachusets Institute of Technology (MIT), NASA, Harvard, dan sejenisnya. Penulis di Netsains ini saja tak sedikit adalah orang-orang muda berprestasi akademis cemerlang yang tersebar ke seantero dunia.
Semua itu bukti syah bahwa sumber daya manusia Indonesia tidak kalah dengan bangsa lain. Kalau orang Indonesia bodoh, mustahil bisa masuk MIT, Harvard, NASA, dan juara olimpiade sains kan? Jadi jelas sudah kita bukan bangsa yang bodoh. Itu fakta. Namun menjadi suatu misteri tiada akhir, jika memang kita bukan bangsa yang bodoh, lalu kenapa negara kita belum jua mampu menyejahterakan rakyatnya?
Sejak 30 Juli-8 Agustus kemarin, Netsains menggulirkan polling dengan pertanyaan: “Prestasi siswa Indonesia di kancah sains dunia cukup membanggakan. Tapi kenapa perkembangan sains kita tidak?”

Hasil polling tersebut mengatakan bahwa kondisi tersebut adalah karena:
Pemerintah kurang berperan (52%, 15 Votes)
Sains hanya untuk sebagian orang (24%, 7 Votes)
Kondisi tidak mendukung (14%, 4 Votes)
Industri kurang berperan (10%, 3 Votes)
Total Pemilih: 29

Sebanyak 52% voter menyalahkan pemerintah. Bisa jadi ada benarnya. Anggaran Iptek terhadap PDB sejak tahun 2000 alami penurunan dari 0,052% menjadi 0,039% pada tahun 2002, sedangkan organisasi dunia UNESCO, merekomendasikan rasio anggaran Iptek yang memadai adalah sebesar 2%.
Bukan hanya masalah dana, sampai saat ini pemerintah juga lebih cinta mengimpor aneka teknologi dari luar daripada mengembangkan buatan ilmuwan anak negeri. Perhatian terhadap sains dan teknologi masih terbatas pada lomba-lomba dan anugerah penghargaan belaka.

Menara Gading
Jawaban bahwa sains hanya untuk sebagian orang menempati urutan kedua (24%), membuktikan bahwa ilmuwan dan dunia sainsnya masih terkungkung dalam menara gading. Instansi bidang sains seperti LIPI, BPPT, atau lembaga riset swasta, hanya menciptakan alienasi bagi dirinya sendiri. Bisa dikatakan dunia sains masih gagal menyosialisasikan baik hasil temuannya, pemikirannya maupun individunya sendiri.
Hasil poling sebutkan faktor lain adalah kondisi tidak mendukung (14%, 4 Votes) dan industri kurang berperan (10%, 3 Votes). Kondisi yang dimaksud mungkin akibat keadaan ekonomi dan politik yang tak kunjung membaik, maka pengembangan sains lokal kurang mendapat perhatian. Dalam peringatan Hakteknas kemarin di Istana Presiden, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, diberikan penghargaan kepada sejumlah anak bangsa yang dianggap berprestasi di bidang sains dan teknologi. Namun, apa hasil yang bisa dinikmati masyarakat dari semua anugerah penghargaan tersebut? Yang heboh justru isu Blue Energy yang ternyata palsu belaka.
Akibat pemerintah kurang bertekad memajukan sains, produk sains kurang sosialisasi dan kondisi tak mendukung itu, maka jangan salahkan juga kalau kalangan industri tidak menyambutnya. Hasil poling menempatkan faktor industri yang kuran berperan dalam urutan terakhir (10%, 3 Votes).

keanehan yg terjadi di DUNIA... !!!!!!

Mungkin di dunia ini, atau bahkan di daerah tempat tinggal kita, akan ditemukan hal-hal yang aneh, meskipun di tempat asalnya hal itu bukan hal yang aneh. Nah ngomong-ngomong tentang hal yang aneh, berikut ini sebagian 'kecil' saja dari keanehan-keanehan di beberapa tempat di dunia, :
Mudah-mudahan kita menyadari kalau kita tinggal di dunia yang aneh..
- Di Lebanon, pria diperbolehkan 'bercinta' dengan binatang, asalkan binatang itu betina. Hukuman mati dikenakan bagi pria yang ketahuan berhubungan dengan binatang jantan.
(duh kok bisa segitunya ya?)
- Di Bahrain, dokter pria sah secara hukum untuk memeriksa alat vital wanita, tetapi dilarang secara langsung melihatnya selama pemeriksaan. Mereka hanya diperbolehkan melihatnya melalui sebuah cermin.
(mana yang kanan dan kiri, bingung nggak dok?)
- Di Guam ada pekerjaan full-time bagi para pria untuk memerawani gadis-gadis, yang membayar mereka untuk melakukan hubungan badan pertama kalinya..
Alasannya: Menurut hukum di Guam, wanita yang masih virgin dilarang menikah.
(ada cowok yang mau migran ke Guam?)
- DiHong Kong, istri yang dikhianati sah secara hukum membunuh suaminya yang selingkuh, tetapi hanya dengan menggunakan tangan kosong. Sedangkan selingkuhannya, boleh dibunuh dengan cara apapun.
(wanita harus pintar kungfu dong..)
- Di Cali, Kolombia, wanita hanya diperbolehkan berhubungan badan dengan suaminya, dan pada malam pertama, sang ibu dari wanita harus berada di dalam kamar untuk menyaksikan adegan tersebut.
(mudah-mudahaan lampunya boleh dimatiin)
- Di Santa Cruz, Bolivia, adalah tindakan melawan hukum jika seorang pria melakukan hubungan sex dengan seorang wanita dan anak perempuannya pada saat bersamaan.
(no comment ahh)
- Manusia dan lumba-lumba adalah sau-satunya spesies di dunia yang menggunakan sex sebagai sumber kesenangan (pleasure)
(mungkin itu sebabnya lumba-lumba selalu tersenyum?)
- Otot yang paling kuat dalam tubuh kita adalah otot LIDAH
(Hummm....nggak nyangka!)
- Kupu-kupu menggunakan kakinya untuk mengecap.
(Ah,lidahnya ada di kaki ya?)
- Otak burung unta lebih kecil dari bola matanya.
(sepertinya ada yang tersinggung...)
- Bintang laut nggak punya otak.
(Lebih parah dari udang ya....)

Simulasi Fenomena Big Bang

Para ilmuwan berhasil menembakkan dua berkas partikel proton mengelilingi terowongan 27 km yang menampung Large Hadron Collider (LHC).
Sebuah teori yang selama ini diyakini banyak ilmuwan menyebutkan bahwa alam semesta berasal dari fenomena 'Big Bang' atau ledakan besar. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta terbentuk dari ledakan maha dahsyat sekitar 13.700 juta tahun lampau.
Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta. Materi-materi ini kemudian mengisi alam semesta dalam bentuk bintang, planet, debu kosmis, asteroid, meteor, energi, dan partikel lainnya. Sudah puluhan tahun, para ilmuwan berupaya keras melakukan eksperimen besar untuk merekaulang kondisi beberapa saat setelah Big Bang.
Melalui serangkaian penelitian, para ilmuwan di Eropa meyakini berhasil mereka ulang fenomena Bing Bang. Mereka pun berharap penelitian ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan fundamental di bidang fisika.
Rencana penelitian ini sendiri sebenarnya sempat tersenda-sendat sejak digagas sekitar 30 tahun lalu. Pasalnya, proyek ini menghadapi masalah pembengkakan biaya, gangguan peralatan, dan masalah konstruksi. Namun, para ilmuwan tetap tak lelah untuk terus mencoba merekaulang kondisi setelah peristiwa Big Bang, yang menurut mereka menyebabkan terbentukan alam semesta.
Seperti dilansir kantor berita AP, Rabu (10/9), setelah 30 tahun akhirnya para ilmuwan itu kini telah berhasil menembakkan dua berkas partikel proton mengelilingi terowongan 27 km yang menampung Large Hadron Collider (LHC). Mesin senilai lebih dari 9 miliar dollar AS di perbatasan Swiss-Prancis itu dirancang untuk menabrakkan partikel dengan kekuatan sangat dahsyat. Ketua tim ilmuwan Lyn Evans mengatakan, penelitian itu merupakan penantian mereka yang cukup panjang. ''Dan, kami ingin program penelitian LHC tetap berjalan,'' ujarnya.
LHC dibangun dalam waktu sekitar 13 tahun. Collider itu dioperasikan oleh Lembaga Eropa untuk Riset Nuklir, yang lebih dikenal dengan akronimnya dalam bahasa Prancis, CERN (European Organization for Nuclear Research). Mesin yang berlokasi di perbatasan Swiss-Prancis itu dirancang untuk untuk menumbukkan partikel-partikel subatomik.
Tujuan utama uji coba CERN adalah untuk menemukan Higgs boson, yang namanya diambil dari nama fisikawan Skotlandia Peter Higgs. Ia pada 1964 menunjuk kepada partikel semacam itu sebagai kekuatan yang memberi massa dan membuat alam semesta mungkin terbentuk.
Berkas proton pertama, yang bergerak searah jarum jam, menyelesaikan putaran pertama terowongan bawah tanah itu sebelum pukul 09.30 waktu Inggris (15.30 WIB). Sedangkan, berkas kedua, yang bergerak melawan arah jaruh jam, berhasil mengitari terowongan tersebut selepas pukul 14.00 (20.00 WIB).
Terowongan sirkuler yang sangat besar itu memuat lebih dari 1.000 magnet silindrik. Magnet-magnet itu dipasang di sana untuk mengarahkan berkas yang terdiri dari partikel-partikel yang dinamai proton sepanjang cincin yang membentang 27 km. Pada akhirnya, dua berkas proton akan diarahkan secara berlawanan di terowongan LHC pada kecepatan mendekati laju cahaya dan menyelesaikan 11 ribu putaran per detik.
Untuk menembakkan berkas partikel itu ke sekeliling terowongan, diperlukan ribuan magnet bertenaga besar, yang didinginkan sampai suhu minus 271 derajat celcius. Beberapa minggu lagi, kedua berkas akan bertabrakan di beberapa titik di sepanjang terowongan. Tabrakan ini akan menghasilkan suhu yang jauh lebih panas dari matahari, dan terkonsentrasi di sebuah tempat yang sangat kecil, sekian kali lipat lebih kecil daripada debu.
Partikel-partikel subatomik yang terbentuk, kemudian akan dipelajari secara teliti oleh ilmuwan dari seluruh dunia. Mereka berharap data yang dihasilkan akan membuka misteri alam semesta.Satu berkas partikel subatom lain akan dikirim dari arah berlawanan, dan menabrakkan partikel-partikel itu dengan kekuatan yang sangat dashyat. Sejumlah pengkritik menyatakan ketakutannya bahwa tabrakan proton bisa menimbulkan lubang hitam yang akan menyebabkan kiamat. Namun, kekhawatiran itu ditolak oleh para pakar fisika. Fisikawan asal Cern, Ulrich Straumann menegaskan, ''Risiko seperti itu tidak ada.''
Sayangnya, Cern belum mengumumkan kapan tumbukan pertama akan terjadi, tapi diperkirakan hal itu terjadi sebelum mesin itu dimatikan selama musim dingin. Meski demikian, para teknisi dan ilmuwan tetap meluapkan perasaan sukacita saat partikel-partikel proton menyelesaikan putaran pertama cincin bawah tanah yang menampung kompleks riset fisika LHC di bawah Gunung Alpen Eropa itu.


Eksperimen Big Bang, Terbesar dalam Sejarah

Upaya Menguak Asal-usul Alam Semesta

TEMBAKAN PARTIKEL:Eksperimen Big Bang berhasil menembakkan partikel proton
Sebuah eksperimen terbesar dalam sejarah umat manusia baru saja dimulai. Para ilmuwan Rabu lalu menyatakan berhasil ”menembakkan” partikel proton di terowongan Large Hadron
Collider (LHC). Percobaan membenturkan proton itu bertujuan menciptakan kembali kondisi seperti saat terjadi ”Big Bang” (Ledakan Besar) yang menjadi awal mula terciptanya alam semesta.
EKSPERIMEN itu disebut terbesar karena mesin LHC merupakan yang paling kompleks dan terbesar yang pernah dibuat manusia. Mesin itu berbentuk terowongan melingkar dalam keliling 27 km jauh di bawah tanah di perbatasan Prancis-Swiss. Pembuatan mesin itu memakan waktu 13 tahun dan menelan biaya sembilan miliar dolar AS.
Disebut mega-eksperimen karena percobaan ilmiah itu berupaya menjawab berbagai misteri seputar fenomena Big Bang, yang diyakini sebagai awal mula terciptanya alam semesta. Proyek itu dilaksanakan oleh Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN).Seberkas sinar mengerjap di layar di dalam ruangan kontrol, menunjukkan bahwa partikel proton yang seukuran rambut itu sedang meluncur di dalam terowongan LHC.
Temperatur di dalam LHC dijaga tetap minus 271,3 derajat Celcius. Sebab, pada saat dua partikel dalam kecepatan cahaya bertabrakan, akan muncul energi panas yang melebihi panas matahari.
Berkas proton pertama, yang bergerak searah jarum jam, menyelesaikan putaran pertama terowongan bawah tanah itu sebelum 09.30 waktu Inggris (15.30 WIB). Sedangkan, berkas kedua, yang bergerak melawan arah jaruh jam, berhasil mengitari terowongan tersebut selepas pukul 14.00 (2000 WIB).CERN belum mengumumkan kapan tumbukan pertama akan terjadi, tetapi diperkirakan akan terjadi sebelum mesin itu dimatikan selama musim dingin. ”Partikel proton sudah ada di dalam LHC,” kata ketua proyek Lyn Evans. Para anggota tim menyambut pernyataan itu dengan tepuk tangan meriah.
Ratusan ilmuwan fisika dan teknisi berteriak gembira sekali lagi ketika sebuah partikel telah melintasi mesin akselerator secara penuh.
Sebuah partikel proton akan sekali lagi ditembakkan di terowongan itu. Setelah eksperiman tahap awal itu, para ilmuan akan menembakkan proton-proton dari arah berlawanan dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya sehingga partikel itu bertumbukkan dan menghasilkan energi dahsyat.
Lubang Hitam
Para fisikawan dari seluruh dunia kini sedang menunggu apakah benturan partikel itu akan menciptakan panas dan energi Big Bang dalam skala miniatur.
Karena sebetulnya percobaan itu adalah sebuah reaksi fusi nuklir, telah muncul berbagai kekhawatiran kalau-kalau eksperimen itu akan menciptakan ”lubang hitam” kecil yang bisa menyedot seluruh planet. Tim ilmuwan di CERN harus berusaha keras menepis segala kekhawatiran itu, yang beredar luas di internet.
CERN menyatakan, begitu partikel itu mencapai kecepatan penuh, akan terlihat bagaimana partikel itu bertemu dan terpencar lagi. Setelah bertumbukan, partikel itu akan berada pada lokasi sepersekian juta meter.
Dengan kondisi itu, para ilmuwan berharap bisa menemukan partikel Higgs Boson. Nama Higgs Boson diambil dari nama Peter Higgs, ilmuwan Skotlandia yang pertama kali melontarkan teori itu pada 1964. Penemuan partikel itu akan menjawab pertanyaan mengenai bagaimana materi memperoleh massa. Karena itu, partikel Higgs Boson juga dijuluki ”Partikel Tuhan”.
Tanpa massa, bintang dan planet di alam semesta tidak akan pernah terbentuk setelah Big Bang, dan tentu tidak akan pernah ada kehidupan. Big Bang diteorikan terjadi 15 miliar tahun lalu.
Hambatan
Eksperimen fisika terbesar di dunia ini baru bisa dilakukan setelah digagas tiga puluh tahun lalu. Proyek ini menghadapi masalah pembengkakan biaya, gangguan peralatan, dan masalah konstruksi.
Terowongan sirkuler LHC yang sangat besar itu memuat lebih dari 1.000 magnet silindris. Magnet-magnet itu dipasang untuk mengarahkan berkas sinar, yang terdiri atas partikel-partikel yang dinamai proton.
Pada akhirnya, dua berkas proton akan diarahkan secara berlawanan di terowongan LHC pada kecepatan mendekati laju cahaya, dan menyelesaikan 11.000 putaran per detik alias 27.000 km per detik.
Untuk menembakkan berkas partikel itu ke sekeliling terowongan, diperlukan ribuan magnet bertenaga besar, yang didinginkan sampai suhu minus 271 derajat Celcius.
Beberapa minggu lagi, kedua proton akan bertabrakan di beberapa titik di sepanjang terowongan.
Tabrakan ini akan menghasilkan suhu yang jauh lebih panas dari matahari, dan terkonsentrasi di sebuah tempat yang sangat kecil, sekian kali lipat lebih kecil daripada debu.
Partikel-partikel subatomik yang terbentuk itu kemudian akan dipelajari secara teliti oleh ilmuwan dari seluruh dunia.
Mereka berharap data yang dihasilkan akan membuka misteri alam semesta.
Percobaan pertama pada 10 September itu sendiri bukanlah percobaan penuh karena mesin ini baru benar-benar selesai pada 2010.
Sebagian dana proyek itu disumbang Pemerintah Amerika Serikat. Pemerintah negara itu memberi sumbangan besar setelah seperempat abad silam Kongres menghentikan proyek mesin tumbukan yang lebih besar daripada yang di Jenewa ini, yaitu Superconducting Super Collider, di Texas.
Sebanyak 1.260 ilmuwan Amerika menjadi bagian dari 9.000 ilmuwan yang bekerja pada proyek raksasa ini.
Apakah eksperimen gila-gilaan itu akan menemukan ”Partikel Tuhan” dan menjawab berbagai pertanyaan tentang penciptaan alam semesta? Dunia kini sedang menunggu.(rtr,bbc,ap,cern-gn-25)


Lubang Hitam di Galaksi Tetangga

ESO
Galaksi spiral NGC 253 atau Galaksi Sculptor dengan lubang hitam yang diduga kembaran Sagittarius A di Galaksi Bima Sakti.
SEBUAH lubang hitam (black hole) terdeteksi di galaksi yang dekat dari Galaksi Bimasakti. Lubang hitam tersebut mungkin kembaran lubang hitam yang ada di galaksi tempat tata surya kita berada.
Galaksi yang disebut NGC 253 merupakan salah satu galaksi spiral yang mengandung banyak sekali bintang dan debu angkasa yang pekat. Karena letaknya di konstelasi Sculptor, galaksi tersebut juga disebut Galaksi Sculptor. Galaksi tersebut juga disebut galaksi starbust karena banyaknya bintang yang terbentuk di dalamnya.
Para astronom dari Instituto de Astrofisica de Canaries di Spanyol berhasil merekam dengan detik galaksi tersebut menggunakan instrumen optik adaptif di teleskop raksasa VLT (very large telescope) milik ESO (European Southern Observatory) yang ada di Gurun Atacama, Chili. Peralatan tersebut dilengkapi dengan instrumen optik dan cermin yang mengatasi efek blur akibat pembiasan di atmosfer sehingga kemampuan teleskop terestrial ini setara dengan teleskop ruang angkasa.
"Pengamatan kami menghasilkan rincian gambar yang jauh lebih jelas," ujar Juan Antonio Fernandez-Ontiveros. Dari gambar tersebut, para astronom menemukan 37 daerah cemerlang yang berada di satu kawasan sempit di pusat galaksi.
Bintang-bintang yang sangat rapat itu berkumpul di satu daerah yang hanya mewakili satu persen besar galaksi. Di kawasan tersebut mungkin terdapat pusat kelahiran bintang yang terbentuk di gumpalan debu yang sangat pekat.
Selain itu, hasil pemantauan yang dikombinasikan dengan pengukuran gelombang maupun citra teleskop ruang angkasa Hubble menunjukkan adanya aktivitas gelombang radio yang sangat tinggi di kawasan tersebut. Para peneliti yakin di pusat galaksi ini terdapat sumber pancaran gelombang radio seperti Sagittarius A di dekat pusat galaksi Bima Sakti yang merupakan tempat terbentuknya lubang hitam.
"Kami mungkin menemukan kembaran pusat galaksi kita," ujar Almudena Prieto. Temuan ini dipublikasikan di jurnal Monthly Notices of the Royal Academy Society Letters edisi teranyar.
Lubang hitam merupakan misteri alam yang diperkirakan terbentuk dari bintang sangat besar yang telah mati karena menghabiskan seluruh energinya. Saat pusatnya tak menghasilkan dorongan ke luar, dinding bintang malah runtuh dan menarik obyek-obyek di sekitarnya. Kekuatan gravitasi lubang hitam sangat besar bahkan menarik cahaya ke dalam. Lubang hitam gelap gulita dan hanya terdeteksi dari aktivitas gelombang radio dan obyek-obyek yang terlihat mengelilinginya.
Berdasarkan data NASA, galaksi NGC 253 berada pada jarak sekitar 13 juta tahun cahaya dari Bumi (bukan 11 tahun cahaya seperti tertulis sebelumnya). Galaksi yang menonjol di konstelasi Sculptor ini memiliki lebar bentangan 70.000 tahun cahaya. 1 tahun cahaya setara dengan 9,5 triliun kilometer.

Kecenderungan Pemanasan Bumi Seharusnya Terbalik

Perubahan iklim sebenarnya telah hampir sepenuhnya disadari publik sejak 1980-an, tetapi belakangan ini isu pemanasan global sudah merupakan suatu keadaan baru yang mendesak. Barangkali tidak ada tempat di manapun juga di atas planet ini yang tidak terkena masalah perubahan iklim dan tindakan mendesak yang bersifat memperbaiki perubahan iklim ini lebih dirasakan oleh para ilmuwan dan para pemikir pada Worldwatch Institute (Institut Pemerhati Dunia) yang mana baru saja mengeluarkan laporan tahunannya, State of the World 2009: Into a Warming World (Keadaan Dunia 2009: Memasuki sebuah Dunia yang Panas).
Pada suatu konferensi pers 13 Januari lalu, menandai saat peluncuran buku tersebut, Presiden Worldwatch (Pemerhati Dunia), Christopher Flavin berbicara tentang betapa cepatnya isu perubahan iklim itu berkembang, “tersebar laksana kecepatan cahaya,” seperti yang ia tuliskan.
“Sayangnya, banyaknya perkembangan yang menuju pada peningkatan masalah yang mendesak dan perlunya bertindak lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya,” kata Flavin.
Emisi global meningkat 37 persen sejak 1992, ketika tindakan pertama diambil secara internasional ditujukan kepada perubahan iklim. Kita sedang bergerak “mendekati apa yang disebut ambang batas bahaya terganggunya sistem iklim.”
“Saya terpukul oleh meningkatnya tingkat kekuatiran (di antara) para ilmuwan dan kenyataan yang menyedihkan terhadap lambannya proses negosiasi di antara bangsa-bangsa,” yang telah “menggunakan bermacam alasan yang terus digunakan selama lebih dari satu dekade.”
Keseimbangan Planet Bumi Sudah Tak Seimbang
Pada Bab 1 dalam buku Into a Warming World (Memasuki sebuah Dunia yang Panas) dimulai dengan menceritakan perkembangan baru di daerah utara yang paling dingin: Selama tiga musim semi yang lalu, selama beberapa minggu, air yang menggantikan es tampak pada sebagian besar Artik sehingga memungkinkan kapal mengambil jalan pintas dari Atlantik ke Pasifik, yang biasanya hanya bisa melalui Terusan Panama atau Tanjung Harapan Baik (Cape of Good Hope).
“Sebelumnya tidak pernah ada dalam catatan sejarah manusia kapal yang dapat melakukan perjalanan seperti itu,” tulis Flavin dengan Robert Engelman, yang juga sebagai direktur proyek Worldwatch (Pemerhati Dunia) untuk State of the World 2009.
Sedikit gambaran perubahan yang mengindikasikan meningkatnya pemanasan planet bumi adalah suatu tanda peringatan dari buku. Sudah begitu mendesaknya sehingga kita harus segera mengurangi dan meniadakan emisi gas rumah kaca (Green-House Gas (GHG), sementara pada saat yang sama mempelajari bagaimana menyesuaikan diri pada perubahan iklim, kata dua penasehat ini dalam menyikapi perubahan iklim.
Into a Warming World, memberikan catatan yang terperinci terhadap masalah pemanasan global dalam suatu bahasa yang mudah dimengerti secara umum dan terbebas dari istilah-istilah yang ilmiah, dengan harapan bahwa masalahnya lebih mudah dipahami, sehingga para pemimpin pengambil kebijakan, organisasi-organisasi non pemerintah (NGOs, Non Goverment Organization), para akademisi dan orang-orang yang yang berkepentingan akan dapat benar-benar memahami masalah tersebut dan menuntut dengan tegas suatu perubahan yang terarah.
Dibalik analisa yang ada dan prediksi mengerikan yang dibahas dalam Into a Warming World, terletak harapan pada konferensi iklim internasional yang akan diselenggarakan di Copenhagen akhir 2009, dimana hasil yang dibuat dapat menyelamatkan iklim bagi masa depan peradaban manusia.
Kebutuhan yang mendesak dalam buku tersebut adalah tidak adanya ketergerakan hati untuk mengakhiri “emisi karbon dioksida (CO2) sampai 2050, agar terhindar dari bencana besar akibat terganggunya iklim dunia.” Secara obyektif kelihatannya hampir tidak mungkin terpenuhi. Namun buku tersebut tidaklah menyedihkan seperti yang mungkin Anda duga.

Robert Engelman (kiri), Wakil Presiden Perencanaan Worldwatch Institute, pada peluncuran State of the World 2009: Into a Warming World. W.L. Hare (kanan) (GARY FEUERBERG/THE EPOCH TIMES)
Penulis yang semuanya ada 47 orang itu sangat antusias, bahkan optimis terhadap peluang cara hidup baru bagi penghuni bumi dengan banyak cara:menggunakan energi yang dapat diperbaharui, peningkatan efisiensi dalam agrikultur (pertanian) dan kehutanan serta menghadapi kenaikan permukaan air laut dan ancaman kesehatan kaitannya dengan iklim yang lebih panas.
“…berbagai sumber daya, teknologi dan kesanggupan manusia untuk mengubah, semuanya ada di tempat. Sedangkan unsur yang hilang adalah kehendak politis, dan hal tersebut merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui,” kata Flavin dan Engelman.
Para pemimpin lambat dalam bertindak kata James Hansen dari NASA pada 23 Juni 1988, yang kali pertama menyuarakan peringatan sebelum Komite Senat menyatakankan bahwa catatan suhu tahunan bukan bervariasi secara acak tetapi itu diakibatkan oleh peningkatan konsentrasi karbon dioksida (CO2) dan gas-gas pencemar (polutan) lain.
Khususnya Amerika Serikat (AS), yang lamban seperti negara lainnya dalam mengambil tindakan, pertama pada 1992 dengan mengadopsi kerangka persetujuan PBB yang mencapai puncaknya di Protokol Kyoto 1997, yang mana keduanya baik pemerintahan Clinton maupun Bush menolak untuk masuk ke dalamnya.
Jurang pemisah untuk berubah semakin lebar dan dalam. Kembali pada saat penanda tanganan Protokol Kyoto, senat AS memberikan suara 95-0 “mencampakkan pengesahan itu dengan alasan bahwa itu akan merugikan ekonomi AS dan meninggalkan negara-negara berkembang, tanpa adanya rasa tanggung jawab membandingkannya secara tidak adil dengan dalih kemajuan ekonomi,” tulis Engelman.Juga ada alasan-alasan ilmiahnya dan alasan untuk mengelak. Penelitian-penelitian iklim yang tidak dapat terbukti secara pasti menimbulkan sikap skeptis (tidak mudah percaya), sehingga dapat memperpanjang penerimaan terhadap pemanasan global. Namun waktu yang berharga telah hilang selama dua puluh tahun terakhir, emisi global naik dari 1 persen pada 1990-an sampai 3,5 persen setahun selama 2000-2007. Sebagian besar peningkatan dapat dianggap berasal dari Tiongkok.
“…konsentrasi karbon dioksida (CO2) di atmosfir telah meningkat dengan cepat selama 10 tahun terakhir dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya sejak mulai dilakukan pengukuran pada 1960,” kata W.L. Hare dalam bab 2, seorang ilmuwan iklim dari Institut Postdam Jerman, yang meneliti pengaruh iklim.
Kita akan sangat terlambat, jika tidak segera mengubah kecenderungan ini, peringatan kedua Hansen saat berbicara pada 23 Juni lalu, untuk menandai tepat 20 tahun dikeluarkan peringatannya itu. Kecenderungan emisi sekarang ini akan menaikkan suhu Bumi sampai 4-6°C (7,2-10,8°F) sampai akhir abad, sementara itu bumi sudah memanas lebih dari 0,7°C pada 100 tahun terakhir, kata Hare, peningkatan sebanyak itu berasal dari aktivitas manusia.
Sampai berapa tingkat “aman” dari pemanasan tersebut? Kesepakatan bersama dari para ilmuwan atas pertanyaan ini mengacu pada 1,3-1.4°C di atas tingkat era awal industri sekitar 1750. Di atas tingkat ini, maka risiko kekacauan sebagian besar ekosistem adalah yang paling utama, bahkan memungkinkan melelehnya hamparan es Greenland atau Antartika Barat.
“Sulit untuk menghindari kesimpulan bahwa bahkan pada suatu pemanasan 2°C pun sudah merupakan risiko yang tidak dapat diterima dalam menyelamatkan sistem alam dan manusia,” kata Hare. Pengurangan emisi secara besar-besaran sangat diperlukan untuk mencapainya, tetapi yang secara teknis memungkinkan untuk mudah dilakukan. Jadi sekitar 1°C cocok untuk pemanasan global, Hare menyimpulkan bahwa emisi GHG akan mencapai puncaknya sebelum 2020 dan kemudian turun sampai 85 persen sampai 2050 di bawah tingkat emisi 1990, “Dan terus mengalami pengurangan sampai di bawah tingkat sekarang ini.”
Banyak strategi yang sedang dikembangkan dan dibahas dalam buku untuk mencapai tujuan ini. Satu contoh yang dibahas secara panjang lebar adalah untuk mengubah pertanian dan lahan garapan (terutama yang diperoleh dengan cara memangkas hutan) “untuk mendinginkan planet.”Pada Bab 3, kami mempelajari bahwa lahan garapan dan lahan garapan peralihan (yang berasal dari hutan) tercatat kurang lebih “31 persen dari total emisi GHG yang dipancarkan manusia ke atmosfir,” menurut Sara J. Scherr dan Sajal Sthapit dari Eko-agrikultur. Mereka mengatakan bahwa sekarang ini memungkinkan bagi tumbuhnya tanam-tanaman untuk “memindahkan sejumlah besar karbon dari atmosfir serta menyimpannya dalam tumbuh-tumbuhan dan tanah…” dan ini adalah tindakan yang perlu sekali dilakukan untuk menopang makanan dan menghasilkan hutan dalam menanggapi perubahan iklim.
Salah satu metode yang dibahas adalah beralih dari pupuk anorganik ke pupuk organik, karena pupuk anorganik menyebabkan terlepasnya miliaran ton GHG setiap tahun. Mereka mengutip sebuah percobaan selama 23 tahun yang dilakukan oleh Institut Rodale yang menemukan bahwa dengan mengubahnya kembali ke organik, lahan pertanian jagung dan kacang kedelai seluas 65 juta hektare dapat menyita seperempat miliar ton karbon dioksida (CO2).
Peternakan merupakan sebuah faktor besar dalam emisi GHG dengan prosentasi 50 persen terhadap agrikultur dan lahan garapan peralihan. Kami mempelajari bahwa seekor sapi pada peternakan sapi “bertanggung jawab lebih banyak mengemisikan GHG dalam setahun dibandingkan dengan seseorang yang mengendarai sebuah mobil ukuran sedang sejauh 8.000 mil.” Penulis menyimpulkan mengurangi konsumsi daging sangat dibutuhkan pada masa mendatang, sebagaimana strategi dalam agrikultur.
Tiongkok dan Amerika berperan dalam emisi GHG
Sebagai negara yang perkembangannya paling cepat, Tiongkok merupakan sebuah keprihatinan khusus pada masa sekarang ini dan berpotensi mengemisikan GHG, kata Yingling Liu, dari Institut Worldwatch, di “Koneksi Iklim,” suatu bab khusus dari Into a Warming World. Tiongkok diperkirakan menghasilkan 24 persen dari GHG global, melebihi porsi AS yang 21 persen, tulis Liu.
Sekitar 85 persen emisi GHG Tiongkok berkaitan dengan ketergantungannya padabatu-bara sebagai energi. Kelihatan bahwa emisi GHG Tiongkok akan terus tumbuh selama kecepatan pertumbuhan ekonominya terus berlangsung, sehingga berdampak pada kondisi lingkungan global.
Tentu saja, berdasarkan perkapita Tiongkok jauh di bawah AS dalam emisi GHG-nya. Walaupun kami bersalah terhadap pemanasan global, karena selama ini AS menunjukkan perlawanan untuk melaksanakan pengurangan emisi, yang mana “secara tidak diragukan merupakan satu-satunya rintangan terbesar bagi tindakan internasional atas masalah tersebut,” kata Engelman.
Harapan tertumpu pada Kopenhagen
Para pemimpin negara-negara yang berperan sebagai pengambil kebijakan perlu memutuskan dalam bulan-bulan mendatang, sehingga mereka siap untuk bergerak cepat saat bertemu di konferensi Kopenhagen untuk konvensi perubahan iklim.
Secara kasar diperkirakan ada 200 bangsa bertemu pada Desember yang akan menyusun suatu protokol baru untuk mengganti Kyoto, yang sudah habis masa berlakunya pada 2012. Buku tersebut menyimpulkan bahwa mereka perlu sungguh-sungguh memutuskan bahwa bukan hanya krisis keuangan global seperti yang sudah kita alami sebelumnya, atau perang di Timur Tengah, atau kemiskinan dan kelaparan yang melanda dunia, atau serangan teroris yang lain, sehingga membuat mereka tidak mau melakukan pengelolaan emisi karbon dan harus memandang ancaman terhadap planet bumi sebagai prioritas nomor satu atau minimun sama kedudukannya dengan krisis-krisis lain.
“Persetujuan iklim apapun yang dibangun atas dasar kepura-puraan demi kemakmuran global semata perlu diberi sangsi hukum atas kelalaiannya,” kata Flavin dan Engelman.


Xenoglossy: Bukti Kehidupan Lampau?

Mereka tinggal di Jerusalem di mana terdapat orang-orang Yahudi yang beriman kuat. Mereka berasal dari setiap bangsa yang ada di atas dunia. Ketika mende-ngar suara-suara, mereka semua berada dalam kebingungan, sebab setiap orang mendengar masing-masing orang berbicara dalam ba-hasanya sendiri-sendiri (yang ma-na satu dengan yang lain tidak saling mengerti). Sepenuhnya heran, mereka bertanya: bukankah semua orang yang berbicara ini adalah orang-orang Galilea? Kemudian bagaimana itu bisa terjadi ketika kita masing-masing mendengar mereka berbicara dalam bahasa mereka sendiri-sendiri (yang terdengar asing bagi kita)?
Kisah Para Rasul 2:5-8
Bagaimana seharusnya kita memahami xenoglossy, fenomena paranormal dimana orang bisa berbicara dengan bahasa yang belum pernah dipelajari sebelumnya?
Agama, ilmu pengetahuan dan orang-orang skeptis di dunia telah berusaha menjelaskan fenomena dengan berbagai cara, termasuk memori genetik, telepati atau cryptonesia (mengingat bahasa asing yang dipelajari secara tidak sadar ketika kanak-kanak). Namun, xenoglossy punya banyak manifestasi sepanjang sejarah, dan tidak satupun yang dapat menjelaskan setiap kasusnya dengan jelas.
Menurut beberapa sejarahwan, dokumentasi kasus xenoglossy pertama adalah yang terlihat pada ke12 rasul selama Pantekosta (turunnya Roh Kudus atas 12 rasul setelah kenaikan Yesus Kristus).
Tetapi bagi orang-orang yang tidak menganggap Alkitab sebagai suatu sumber sejarah yang dapat dipercaya, tentunya ada sangat banyak contoh dalam konteks zaman kuno maupun pada abad pertengahan, juga pada zaman modern kita.
Bahasa tak dikenal atau dilupakan?
Di bawah pengaruh hipnotis, seorang perempuan dari Pennsylvania entah bagaimana ia dapat berkomunikasi dalam bahasa Swedia. Akan tetapi kemampuan bahasa Swedia mendadak ini bukan hasil dari belajar. Ketika berada di bawah keadaan tak sadarkan diri yang mendalam, ia berbicara menggunakan nada suaranya yang lebih rendah, mengaku sebagai Jensen Jacoby, penduduk Swedia yang lahir pada abad ke-17.
Kasus ini telah dipelajari secara mendalam oleh mendiang Dr. Ian Stevenson, mantan kepala Departemen Psikiatri dari Universitas Virginia dan penulis 'Bahasa yang Tidak Dipelajari: studi baru pada Xenoglossy.'
Menurut Dr. Stevenson, dengan tanpa terlebih dahulu mempelajari atau mengenali bahasa, wanita ini pasti hanya dapat mempunyai pengetahuan bahasa Swedia bila dia mengingatnya dari kehidupan sebelumnya. Teori Dr. Stevenson didukung oleh kemampuan subjek dalam menyebutkan nama benda atau barang keseharian dari tempat dan waktu masa hidup yang dikatakan Jacoby.
Kasus xenoglossy ini bukan satu-satunya yang berkaitan dengan reinkarnasi kehidupan sebelumnya.
Pada 1953, Profesor P. Pal dari Universitas Itachuna di Bengal Timur, menemukan Swarniata Mishra, anak perempuan beragama Hindu berusia 4 tahun yang entah bagaimana dapat menari dan menyanyi di Bengali tanpa pernah mempunyai kontak apapun sebelumnya dengan kebudayaan tersebut. Anak itu menyatakan bahwa dulunya dia adalah gadis Bengali yang pernah diajari menari oleh sahabat karibnya.
Asal usul Xenoglossy
Meskipun sebagian orang menghubungkan kasus xenoglossy dengan cryptonesia, seperti halnya kemungkinan gadis muda Hindu yang punya hubungan terlupakan dengan budaya Bengali yang ada di sekitarnya, masih ada sejumlah kasus lain yang tidak dapat dijelaskan dengan baik.
Salah satu kejadian yang paling mengejutkan terjadi pada 1977. Narapidana negara bagian Ohio Billy Mulligan ditemukan memiliki dua kepribadian; satu indentitasnya sebagai Abdul, yang dapat berbicara bahasa Arab dengan sempurna; dan satunya lagi dipanggil Rugen yang dapat berkomunikasi dengan sempurna dalam bahasa Serbo-Croatia. Menurut dokter penjara, Mulligan tidak pernah meninggalkan Amerika Serikat, tempat di mana ia dilahirkan dan tumbuh sampai dewasa.
Demikian juga ahli Biologi Lyall Watson yang menggambarkan kasus anak laki-laki berumur 10 tahun bernama Indio Igarot yang ketika dalam keadaan setengah tak sadarkan diri dapat berkomunikasi dengan bahasa lidah Zulu yang dia sendiri belum pernah dengar sebelumnya.
Kasus baru-baru ini disebabkan oleh kecelakaan mobil. Sebelum kejadian pada 2007, pembalap Cekoslovakia bernama Mat?j Kus tidak bisa berbahasa Inggris sedikit pun. Namun setelah terbangun dari pingsan, paramedis dan orang yang ada di lokasi tabrakan menjadi tercengang ternyata Kus mendadak dapat berbicara bahasa Inggris secara jelas dan sempurna dengan logat British.
Namun kemampuannya itu tidak bertahan lama. Sekarang Kus kehilangan kemampuan bahasa Inggrisnya dan sedang belajar melalui studi konvensional.
Sebagian ilmuwan mengemukakan bahwa kasus-kasus seperti itu mungkin berasal dari warisan genetik, sedangkan yang lainnya mengajukan bahwa individu seperti ini mungkin saja terhubung secara telepati dengan bahasa asing melalui pembicara bahasa asing. Namun teori ini tidak didukung oleh penelitian yang luas, bukti dan studi oleh Dr. Stevenson.
Untuk mendukung ide ini, seorang psikolog Australia Peter Ramster, penulis 'Mencari Kehidupan Lampau,' menemukan bahwa dia dapat berbicara bahasa Perancis secara lancar dengan muridnya Cynthia Henderson yang dihipnotis. Ketika muridnya keluar dari keadaan hipnotis, dia hanya dapat mempunyai pemahaman mendasar bahasa tersebut.
Dalam menyelidiki penjelasan xenoglossy yang lengkap, beberapa peneliti akhirnya sepakat dengan pemahaman Dr. Stevenson bahwa intinya mengarah pada kehidupan sebelumnya.
Menurut teori ini, setelah keadaan trauma, atau suatu keadaan terhipnotis, kepribadian yang dari kehidupan sebelumnya dapat muncul dan orang tersebut akan menunjukkan pengetahuan yang tidak mungkin diketahuinya dalam kehidupannya saat ini. Yang lain seperti peneliti Sarah Thompson, membantah bahwa bukti Dr. Stevenson sangat lemah untuk dapat digunakan membuat keputusan seperti itu.
Dari awalnya Dr. Stevenson juga sangat skeptis berkenaan dengan kasus hipnotis untuk menggali ingat an sebelumnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, dia menjadi salah seorang penulis yang paling banyak menghasilkan karyakarya tulisan pada subyek tersebut.
Dr. Stevenson mengalihkan perhatiannya kepada anak sebagai subyek. Dia menemukan bahwa mereka dapat lebih mudah mengingat kembali informasi dari inkarnasi sebelumnya tanpa memerlukan hipnotis atau melalui keadaan trauma untuk mengungkapkan kembali kehidupan lampau mereka.
Dr. Stevenson selalu mencatat deskripsi anak-anak tentang kehidupan lampau mereka dan membandingkannya dengan catatan kematian individu yang mereka deskripsikan. Dia bahkan membandingkan detil fisik yang tidak normal dari orang mati yang digambarkan anak-anak tersebut, misalnya tempat bekas luka dan tanda lahir. Informasi ini digabungkan dengan kasus xenoglossy, sehingga memberikan Dr. Stevenson bukti-bukti kehidupan lampau.
Bahasa dewata, bahasa roh jahat dan bahasa yang hilang
Meskipun kehidupan lampau tidak dapat mencakup semua kasus xenoglossy. Dalam beberapa contoh, seseorang dapat berbicara dalam bahasa yang dimengerti sebagai wujud manipulasi kehidupan dari alam lain dengan berbagai tujuan. Mirip dengan kasus kerasukan atau kasus berhubungan dengan kehidupan baik dari tingkat kehidupan lebih tinggi.
Hasilnya bahkan dapat lebih mencurigakan ketika subyek ternyata dapat berbicara dan menulis dalam bahasa Atlantis, sesuatu yang tak dapat dibayangkan sebelumnya, atau bahkan bahasa Mars, seperti kasus yang dicatat oleh penyelidik T. Flournoy pada 1899, ketika seorang subyek bernama
'Helen' berbicara dalam bahasa planet merah, selain itu juga bahasa Hindi dan Perancis. Sebagai kasus yang melibatkan bahasa dari benua yang hilang atau planet terdekat - yang sulit dibuktikan kebenarannya, xenoglossy juga merupakan manifestasi dari bahasa yang hilang, bahasa kuno, atau dialek yang jarang ada.
Kasus serupa melibatkan seorang anak Inggris bernama Rosemary yang mana pada saat dalam keadaan setengah sadar mengaku sebagai Telika-Ventlu. Pada 1913, dia mengatakan berasal dari 1400 tahun setelah masehi, menulis dan berbicara dalam logat Mesir kuno yang hanya dapat dikenali atau dipahami oleh sedikit ahli bahasa di dunia.
Selagi fenomena xenoglossy membangkitkan minat banyak orang, memikirkan asal dari kemampuan seperti itu adalah lebih menarik lagi. Seandainya teori Dr. Stevenson dan para peneliti lain cukup berani untuk menyelidiki kebenaran fenomena tersebut, maka ide yang mereka tawarkan adalah lebih misterius dari pada fenomena itu sendiri.
Apakah xenoglossy itu hasil dari kehidupan lampau, atau adanya keterlibatan makhluk dari dimensi lain? Dan bila demikian, mengapa? Apakah makhluk ini punya informasi penting dari dimensi lain untuk diberikan kepada kita atau apakah fenomena ini hanya sekedar ada untuk digunakan sebagai kunci pembuka dalam memasuki pemahaman yang lebih tinggi terhadap keberadaan dunia kita?


Alam Semesta yang Misterius

Alam semesta ternyata lebih misterius dari yang diperkirakan. Berbagai penemuan terbaru di bidang astro-fisika, justru membuka semakin banyak teka-teki. Berdasarkan perhitungan terbaru, diketahui sebagian besar isi alam semesta, terdiri dari materi atau energi yang belum diketahui wujudnya.
Materi yang kasat mata, rupanya hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan materi di alam semesta. Bintang-bintang, planet dan gas antar galaksi, volumenya hanya sekitar lima persen dari volume alam semesta secara keseluruhan. Materi dan energi yang tidak kasat mata itu, diberi nama materi gelap dan energi gelap, terbukti memainkan peranan sangat menentukan di alam semesta.
Para pakar astro-fisika ibaratnya bermain petak umpet, dengan materi gelap dan energi gelap tsb. Sebab sejauh ini, belum ada yang dapat mengetahuinya. Namun indikator mengenai keberadaan energi gelap sangat jelas. Misalnya saja, ketika mengamati galaksi atau bintang dan planet di alam semesta, para pakar astro-fisika bertanya-tanya, gaya apa yang menjaga hingga komposisinya tetap teratur dan tidak berhamburan.
Contoh paling dekat adalah Tata Surya, yang melakukan rotasi terhadap inti galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 220 km per detik. Gaya apa yang mengikat sistem Tata Surya, hingga tidak terlempar dari orbitnya? Untuk mempertahankan orbitnya, harusnya ada energi pengimbang yang amat besar.
Materi gelap
Akan tetapi, disinilah para pakar astro-fisika menghadapi teka-teki. Penghitungan seluruh massa yang kasat mata di siistem Bima Sakti, ternyata tidak mencukupi untuk membangkitkan gaya pengimbang tsb. Artinya, pasti ada materi atau energi yang tidak kasat mata, yang bekerja di alam semesta. Namun materi dan energi gelap ini, tidak hanya bertanggung jawab untuk mempertahankan stabilitas orbit planet, bintang dan galaksi. Lebih jauh dari itu, materi gelap dan energi gelap berkaitan dengan pembentukan dan perkembangan alam semesta itu sendiri.
Sebetulnya keberadaan materi dan energi gelap, sudah diramalkan oleh penemu teori relativitas umum, Albert Einstein pada tahun 1915 lalu. Yakni berupa pembengkokan cahaya, ruang dan waktu. Juga berdasarkan teori relativitas umumnya, Einstein mengajukan dua pilihan bentuk alam semesta. Yakni alam semesta yang statis atau alam semesta yang terus memuai. Menurut perhitungan, Einstein menegaskan bahwa alam semesta ini terus memuai. Di awal abad ke 20 lalu, kebanyakan astronom meyakini alam semesta yang statis. Untuk mendukung teori alam semesta yang terus mengembang, Einstein memasukan apa yang disebut “konstanta kosmologi“ ke dalam persamaan matematika yang disusunnya.
Memang kemudian Einstein mengakui melakukan “ketololan besar“, dengan menyelundupkan konstanta kosmologi ke dalam persamaannya. Akan tetapi beberapa dekade kemudian, yang diakui sebagai “ketololan besar“ oleh Einstein, berubah menjadi tuntutan ilmu pengetahuan. Sebab, dalam penelitian terbaru, diketahui bahwa alam semesta ini, bukan hanya memuai namun kecepatan pemuaiannya juga terus bertambah. Bukti percepatan pemuaian, ditemukan dalam pengamatan Super Nova, yakni bintang yang meledak jauh di tepian alam semesta, berupa terjadinya perubahan spektrum cahaya. Untuk memungkinkan adanya percepatan, diperlukan energi. Namun dari mana energinya, jika semua materi dan energi yang kasat mata volume totalnya amat kecil? Jawabanya kembali ke energi gelap.
Konstanta kosmologi
Pertanyaan berikutnya muncul ketika menganalisis foto-foto yang dikirimkan teleskop ruang angkasa Hubble. Di dalam foto-foto, terlihat pembengkokan cahaya di sekitar gugusan galaksi besar. Bahkan di sejumlah sistem bintang, pembengkokannya sedemikian ekstrim, hingga cahaya kelihatan berbentuk busur atau bahkan lingkaran.
Para pakar astro-fisika menyebutkan adanya lensa gravitasi. Akan tetapi, untuk membengkokan cahaya di sebuah galaksi, diperlukan materi yang volumenya 60 kali lipat dari volume materi kasat mata, di gugusan galaksi bersangkutan. Dari mana datangnya materi tambahan ini? Salah satu jawaban yang paling logis, adalah dari materi gelap.
Untuk menjelaskan berbagai fenomena alam semesta itu, para pakar astro-fisika modern menyadari, mereka membutuhkan “konstanta kosmologi“ , seperti yang dahulu diselipkan oleh Einstein dalam persamaan matematikanya. Namun jika pemuaian alam semesta mengalami percepatan, berarti konstantanya juga merupakan variabel dari waktu. Sampai disini, semua persoalan untuk memecahkan misteri alam semesta, bukannya bertambah mudah melainkan bertambah rumit. Sebagai jalan keluar dari masalah, para pakar astro fisika kemudian mengembangkan apa yang disebut model penjelasan.
Alam semesta yang memuai
Dari pengamatanya menyangkut percepatan pemuaian alam semesta, para pakar astro-fisika menghitung, volume energi gelap dapat mencapai 70 persen dari seluruh energi di alam semesta. Pengukuran menggunakan satelit penelitian gelombang Mikro Wave milik AS, menegaskan angka 70 persen tsb. Sementara, kontribusi materi dan energi kasat mata, hanya sekitar 5 persen dari materi dan energi di alam semesta. Sisa kekurangannya, sebesar 25 persen merupakan kontribusi dari materi gelap. Pengukuran gas sinar Röntgen di seluruh galaksi, juga menunjukan bahwa materi kasat mata dan materi gelap, mencakup sekitar 30 persen dari volume alam semesta.
Setelah mengetahui indikatornya, apakah otomatis sifat maupun sosok energi dan materi gelap dapat diketahui? Prof. Gunther Hasinger dari Institut Max-Planck untuk fisika ekstra-terestrial menjawab, hingga kini para pakar tetap belum mengetahui apa energi gelap itu.
Walaupun eksistensinya memang tidak diragukan lagi. Sekarang ini jaringan materi dan energi gelap, merupakan kunci untuk menjelaskan pembentukan galaksi. Materi gelap, ibaratnya arsitektur alam semesta yang masih tersembunyi. Sementara lensa gravitasi, adalah salah satu dari sedikit cara praktis, untuk melacaknya.
Sekarang, jika materi dan energi gelap merupakan komposisi terbesar alam semesta, dan mendorong percepatan pemuaian alam semesta, muncul pertanyaan baru, apakah alam semesta akan terus memuai? Para pakar astro-fisika memang mengembangkan berbagai model. Diantaranya, model alam semesta yang terus mengembang tidak terbatas serta model alam semesta yang pada titik tertentu, kembali mengkerut karena tarikan gaya gravitasinya sendiri.
Jika mengacu pada teori relativitas Einstein, serta mengamati percepatan pemuaian, skenario alam semesta yang terus memuai, dan suatu saat mengalami robekan besar, adalah yang paling logis. Tapi, jika mengacu pada teori dentuman besar, harusnya ada titik singularitas, dimana justru alam semesta mengkerut hingga dimensi titik tsb. Selain itu juga dipertanyakan, apakah tidak ada alam semesta lain, selain yang kita kenal ini? Semua ini semakian menegasakan, alam semesta memang penuh misteri.


januari 24, 2009

Misteri Bilangan Lubang Hitam : 123

Dalam astronomi dan fisika, kita mengenal adanya suatu fenomena alam yang sangat menarik yaitu lubang hitam (black hole). Lubang hitam adalah suatu entitas yang memiliki medan gravitasi yang sangat kuat sehingga setiap benda yang telah jatuh di wilayah horizon peristiwa (daerah di sekitar inti lubang hitam), tidak akan bisa kabur lagi. Bahkan radiasi elektromagnetik seperti cahaya pun tidak dapat melarikan diri, akibatnya lubang hitam menjadi "tidak kelihatan".
Ternyata, dalam matematika juga ada fenomena unik yang mirip dengan fenomena lubang hitam yaitu bilangan lubang hitam. Bagaimana sebenarnya bilangan lubang hitam itu? Mari kita bermain-main sebentar dengan angka.
Coba pilih sesuka hati Anda sebuah bilangan asli (bilangan mulai dari 1 sampai tak hingga). Sebagai contoh, katakanlah 141.985. Kemudian hitunglah jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit bilangan tersebut. Dalam kasus ini, kita dapatkan 2 (dua buah digit genap), 4 (empat buah digit ganjil), dan 6 (enam adalah jumlah total digit). Lalu gunakan digit-digit ini (2, 4, dan 6) untuk membentuk bilangan berikutnya, yaitu 246.
Ulangi hitung jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit pada bilangan 246 ini. Kita dapatkan 3 (digit genap), 0 (digit ganjil), dan 3 (jumlah total digit), sehingga kita peroleh 303. Ulangi lagi hitung jumlah digit genap, ganjil, dan total digit pada bilangan 303. (Catatan: 0 adalah bilangan genap). Kita dapatkan 1, 2, 3 yang dapat dituliskan 123.
Jika kita mengulangi langkah di atas terhadap bilangan 123, kita akan dapatkan 123 lagi. Dengan demikian, bilangan 123 melalui proses ini adalah lubang hitam bagi seluruh bilangan lainnya. Semua bilangan di alam semesta akan ditarik menjadi bilangan 123 melalui proses ini, tak satu pun yang akan lolos.
Tapi benarkah semua bilangan akan menjadi 123? Sekarang mari kita coba suatu bilangan yang bernilai sangat besar, sebagai contoh katakanlah 122333444455555666666777777788888888999999999. Jumlah digit genap, ganjil, dan total adalah 20, 25, dan 45. Jadi, bilangan berikutnya adalah 202.545. Lakukan lagi iterasi (pengulangan), kita peroleh 4, 2, dan 6; jadi sekarang kita peroleh 426. Iterasi sekali lagi terhadap 426 akan menghasilkan 303 dan iterasi terakhir dari 303 akan diperoleh 123. Sampai pada titik ini, iterasi berapa kali pun terhadap 123 akan tetap diperoleh 123 lagi. Dengan demikian, 123 adalah titik absolut sang lubang hitam dalam dunia bilangan.
Namun, apakah mungkin saja ada suatu bilangan, terselip di antara rimba raya alam semesta bilangan yang jumlahnya tak terhingga ini, yang dapat lolos dari jeratan maut sang bilangan lubang hitam, sang 123 yang misterius ini?

Misteri Bencana Alam Penyebab Kiamat


Misteri - Selain banjir, senjata nuklir, polusi lingkungan, memburuknya iklim, dan lain sebagainya, menurut laporan majalah Discovery, AS, para ilmuwan juga memperhitungkan puluhan jenis bencana alam atau ulah manusia yang bisa mengakibatkan manusia mendekati kepunahan.
Jaman sekarang, setiap saat orang-orang menyebarkan informasi tentang kepunahan spesies, sehingga kita mulai menyadari bahwa ini bukan sebuah fenomena perputaran alam yang baik.
Para ilmuwan telah memperkirakan, bahwa rasio kepunahan spesies organisme sekarang adalah 1.000 kali lipatnya zaman fosil, menurut statistik bahwa di atas bumi secara aktual terdapat 99% spesies berada di ujung kepunahan.
Dan pembunuh-pembunuh yang menghancurkan spesies ini, sebagian besar disebabkan aktivitas peradaban manusia saat ini. Aktivitas-aktivitas ini menyebabkan berbagai jenis makhluk hidup di bumi, termasuk manusia sendiri secara perlahan-lahan menuju ke dalam kondisi yang kritis, ada beberapa kondisi yang mungkin dapat dialami dalam gerakan putaran alam.
Mungkin Anda akan menganggap bahwa peringatan di atas hanya imajinasi sastrawan, namun di bawah pengamatan dan penyelidikan ilmuwan ditemukan bahwa dalam sejarah ratusan juta tahun, di atas bumi berkali-kali menyisakan bekas-bekas dihancurkan.

Gempa bumi dan Perubahan Kerak Bumi

Dari sejumlah besar bangunan yang ditemukan di samudra, dengan fosil makhluk hidup samudra di atas daratan.
Semua ini cukup membuktikan “samudra berubah jadi sawah ladang, dan sawah ladang berubah jadi samudra (dunia mengalami perubahan besar)”, daratan tenggelam ke samudra, perubahan kerak bumi dasar laut yang naik menjadi daratan adalah fenomena yang sangat normal dalam aktivitas bumi.
Seperti misalnya Danau Lago Titicaca di Bolivia, Amerika Selatan, meski terletak di atas dataran tinggi, namun di kawasan sekeliling danau muncul jutaan fosil kulit kerang samudra, dan hingga sekarang masih terdapat makhluk samudra di danau tersebut, nelayan dapat menjala kuda laut, udang bercapit hijau dan kerang-kerangan.
Ini menunjukkan bahwa pada zaman dulu, dataran tinggi di sini mungkin masih berada di dasar laut, namun, karena perubahan kerak bumi, di desak hingga naik ke atas, dan masa terjadinya diperkirakan kurang lebih pada seratus juta tahun lampau. Daratan Atlantis dalam legenda, adalah peradaban yang hilang tenggelam ke laut karena perubahan kerak bumi.

Kerak Bumi Berubah Posisi

Ketika professor Charles H.Hapgood sedang mempelajari peta kuno Kutub Selatan, ia pernah mengemukakan hipotesa peralihan kerak bumi (Earth Crust Displacement).
Dalam kondisi tertentu, segenap kerak luar bumi mungkin dapat menggerakkan posisinya secara menyeluruh, bagaikan selembar kulit jeruk tak berisi, setelah kendor dan terkelupas, akan menggerakkan segenap posisinya.
Menurut hipotesa tersebut, kerak bumi setebal 30 mil dapat meluncur di atas inti bumi yang tebalnya 8 ribu mil, beberapa sarjana AS mengaitkan hipotesa ini dengan bencana dahsyat di Alaska dan Siberia pada 11 ribu tahun lampau. Mereka memprediksikan daratan di Kutub Selatan saat ini, ternyata adalah daerah berjarak sekitar 2 ribu mil sebelah utara Kutub Selatan.
Dan sebelum adanya peradaban manusia ini, minimal pada 6 ribu tahun silam, telah terjadi peralihan kerak bumi, segenap kerak bumi menggerakkan posisi, hingga menggeser daratan Kutub Selatan ke posisinya saat ini. Ini membuat daratan yang hangat mendadak menjadi dingin, dan secara perlahan diselimuti dengan es dan salju.
Dan di saat bersamaan, Alaska dan Siberia juga mengarah ke Kutub Utara, sehingga membuat daratan yang semula hangat dalam sekejab menjadi dingin “membeku”. Ini secara rasional telah menjelaskan tentang lapisan tanah beku di utara Siberia, gajah raksasa berbulu panjang yang ditemukan serta sejumlah besar binatang yang tidak dapat hidup di daerah dingin, seperti misalnya badak, banteng, kuda, gezelle, srigala, machairodont (harimau bergigi pedang), singa dan sebagainya, selain itu juga ada mayat manusia.

Ledakan Sinar Gamma

Sinar Gamma adalah ledakan dengan kekuatan terdahsyat yang sudah diketahui di alam semesta saat ini, dan pengetahuan yang dipahami ilmuwan atas hal ini masih sangat terbatas.
Ilmuwan mendapati, bahwa sinar gamma (Gamma Ray Burst, GRB) yang berasal dari galaksi luar yang jauh, adalah energi yang dilepaskan kembali setelah hancurnya 2 bintang tetap, energi pancarannya sangat kuat dan tak dapat diduga, kurang lebih seribu kali lipatnya matahari.
Sebelum perubahan besar ini terjadi, manusia sama sekali tidak dapat mengamati perubahan sesudahnya, sehingga dengan demikian juga tidak tahu bagaimana cara mengantisipasinya. Jika terjadi, maka meski berada di tempat sejauh seribu tahun cahaya, dan meski pada malam yang biasanya cerah di sebuah tempat yang jauhnya tidak dapat Anda saksikan, ia juga akan terang secara tiba-tiba seperti matahari, kemudian melepaskan energi yang maha besar, dan menyinari bumi dengan pancarannya.
Meskipun lapisan atmosfer dapat melindungi kita terhindar dari serangan sinar Gamma dan sinar -X, namun pancaran-pancaran berenergi tinggi ini dapat membuat lapisan atmosfer menjadi panas dan menghasilkan nitrogenoksida, yang dapat secara serius merusak ozonosfer (lapisan ozon).
Yang lebih parah adalah ini dapat secara langsung mengacaukan proses fotosintesis plankton di samudera (mereka dapat menyuplai oksigen bagi atmosfer), merusak ekologi sekaligus juga menghancurkan rantai makanan.
Jarak sinar gamma yang ditemukan saat ini sangat jauh dari kita, meski pengetahuan yang diketahui ilmuwan atas hal ini sangat terbatas, namun dapat dibayangkan akibat yang mengerikan seandainya secara tiba-tiba ia menyinari bumi kita.

Planet Menabrak Bumi

Pada 1908 silam, sebuah meteorit komet setinggi kurang lebih 200 kaki (± 60 m) pernah melintasi lapisan atmosfer, dan mengenai kawasan, Siberia, akibatnya terjadi ledakan di kawasan tersebut.
Menurut perhitungan astronom bahwa peristiwa sejenis akan terjadi setiap 100-300 tahun. Peristiwa ini, seandainya terjadi di samudera atau daerah yang jarang penduduknya, yang mana meskipun rasio kemungkinan manusia terhindar dari bencana ini sedikit lebih besar, namun ilmuwan mengatakan: terhadap planet besar, tidaklah penting di mana posisi yang diterjang mereka (planetJika meteorit selebar ½ mil (± 800 m) menabrak bumi (± setiap 250 ribu tahun) meski tidak sampai menyebabkan kepunahan seluruh umat manusia, namun cukup memusnahkan pembangunan peradaban umat manusia sekarang. Sebuah meteorit selebar 5 mil menabrak bumi dapat menimbulkan gempa, tsunami, letusan gunung berapi, dan mengakibatkan kepunahan yang lebih dahsyat, sama seperti akhir zaman dinosaurus.
Pada 1994 silam, ilmuwan berhasil mengamati seluruh proses tabrakan Comet Shoemaker-Levy 9 dengan Jupiter, ini menjelaskan bahwa planet menabrak bumi bukan tidak mungkin, juga bukan peristiwa mengerikan yang baru akan terjadi ratusan tahun kemudian.

Lubang Hitam

Sistim galaktik pada umumnya dipenuhi dengan Lubang Hitam (black hole). Menurut prediksi ilmuwan secara garis besar, bahwa dalam sistem galaktik terdapat sekitar satu juta lubang hitam, benda-benda ini beredar sama seperti bintang lainnya.
Seandainya ada sebuah planet sedang akan mendekati kita, hal itu bisa kita prediksi, tapi jika seandainya itu adalah lubang hitam maka kita tidak akan mendapat peringatan. Jika sebuah planet yang akan menabrak bumi, para ilmuwan puluhan tahun silam bisa saja mengamati dan memprediksikan waktu maupun energinya secara konkret.
Namun lubang hitam tidak akan menabrak atau menghancurkan bumi, akan tetapi, ia -dengan kekuatan gravitasinya yang luar biasa- dapat mengacaukan orbit peredaran benda langit, sehingga suhu di bumi akan mengalami perubahan yang drastis.

Badai Matahari

Selama beberapa tahun terakhir ini, matahari sudah memasuki perubahan periodik medan magnetik yang terjadi setiap 10-11 tahun. Dalam masa demikian, partikel dan pancaran kemungkinan akan menerpa ke bumi dengan kecepatan 1juta km/jam. Dan ancamannya terhadap bumi, adalah suatu hal yang tak dapat diperhitungkan para ilmuwan.
Pada April 2001 silam, sebagaimana yang diperkirakan ilmuwan, telah terjadi ledakan bintik matahari yang dahsyat di permukaannya, dan ini merupakan salah satu ledakan terbesar yang tercatat selama ini, untungnya solar Flare (letusan gas matahari) tidak mengarah ke bumi (lihat pada foto di atas).
Karena itu sebagian besar energi yang dilepaskan letusan protuberan tidak akan sampai menerjang bumi. Letusan protuberan atau gas matahari disebabkan ledakan tiba-tiba dari energi magnetik.
Letusan ini dapat menambah kecepatan gerak partikel matahari hingga mendekati kecepatan cahaya dalam beberapa detik, sekaligus membuat suhu di permukaan matahari naik hingga jutaan derajat.
Energi yang dilepaskan letusan protuberan bahkan mencapai miliaran ton energi yang dihasilkan ledakan bahan peledak.



Misteri Jack the Ripper Terpecahkan?

Ini adalah sebuah informasi, yang kesimpulannya diserahkan kepada pembaca. Informasi berikut ini ditulis oleh kantor berita Associated Press pada 5 Mei 2007 lalu. Sejarawan Afrika Selatan yakin telah memecahkan misteri Jack the Ripper, penjahat Inggris yang membunuh beberapa wanita dan kasusnya sudah berlangsung seratus tahun lebih.
Charles van Onselen, sejarawan Afrika Selatan itu, mengatakan awalnya tidak yakin apakah akan mempublikasikan kesimpulannya soal siapa itu Jack the Ripper?
Yang jelas, ia telah menemukan misteri Joseph Silver, kriminal internasional yang ditakuti dan juga meneror para wanita dan dijuluki sebagai "King of the Pimps" di Johannesburg, Afrika Selatan. Intinya, ia mengatakan bahwa Silver adalah Jack the Ripper.
Sejarawan ini sudah tahu bahwa akan ada yang mendebat balik, khususnya dari Inggris, negara yang ia sebut sebagai suka membuang para kiriminal, termasuk para penjahat yang beraksi pada 1888 di Whitechapel, sebuah lokasi di London. Ini adalah tahun dimana kasus Ripper mencuat. Serangan seksual yang mengerikan di London itu, yang hanya diketahui dilakukan Jack the Ripper itu, tidak pernah terpecahkan itu menjadi salah satu warisan sejarah Inggris terbesar.
Van Onselen menerbitkan "The Fox and The Flies: The World of Joseph Silver, Racketeer and Psychopath" pada April lalu. Dan kisah di dalam tulisannya itu dianggap sebagai terpecahnya misteri Jack the Ripper.
Van Onselen, melakukan riset selama tiga puluh tahun, dan menyinggung kasus Ripper pada babak akhir, bab 25, yang ditulis dalam 36 bulan terakhir. Buku itu dianggap pengamat sebagai sebuah karya besar. Namun yang mengkritik juga banyak.
"Abaikan the Ripper," kata seorang pengamat Inggris. Ia mengatakan kesimpulan itu lemah. Ada belasan orang yang kemungkinan menjadi Jack the Ripper yang sebenarnya.
Lepas dari itu, Van Onselen, seorang penulis jago, mengambil kesimpulan dengan mulai meneliti sejarah kriminal di Afrika Selatan, bidang keahliannya. Ia menemukan nama Silver. Ia sedang meneliti perdagangan budak kulit putih dan menemukan nama Silver, penjahat utama di Johannesburg, dan paling berbahaya di Afrika Selatan.Silver, lahir di Kielce, Polandia pada 1868, dan tiba di Johannesburg pada 1898 dan dihukum karena perampokan. Silver pernah tinggal di London satu dekade sebelum tiba di Afrika Selatan.
Ada bukti bahwa Silver juga tinggal di Whitechapel, persis pada saat isu Ripper mencuat dan menghebohkan Inggris dan dunia saat itu.
Dikatakan, banyak orang yang bisa dianggap sebagai Ripper sebenarnya. Namun tak satu pun dari mereka yang pernah terbukti bersalah dan tak satu pun yang dihukum.
Salah satu yang disangka sebagai Ripper adalah warga miskin yang tinggal di Whitechapel, bernama Kosminski, sama seperti Silver, juga adalah seorang Yahudi Polandia.
Pada saat bersamaan, warga London berspekulasi bahwa pembunuh itu adalah seorang etnis Yahudi, yang kemudian menimbulkan ketakutan di kalangan Yahudi akan berjangkitnya sentimen anti-Yahudi di Inggris dan di Eropa.
Tak lama setelah tiba di Johannesburg, Silver membuka sejumlah kafe, toko cerutu dan rumah bordil yang dilindungi polisi. Bisnisnya itu didukung oleh sebuah geng di New York, yang beranggotakan orang-orang Yahudi Rusia-Polandia.
Silver cukup cerdik. Ia pernah menulis surat ke beberapa media dengan berbagai nama alias, salah satunya Silver. Ia juga mengancam polisi lewat berbagai surat gelap.
Di Johannesburg, Silver juga berperan sebagai informan polisi, sekaligus sebagai penjahat, dan juga melakukan serangkaian serangan seksual yang membuat Afrika Selatan menjadi heboh.
Van Onselen, putra seorang detektif, melacak Silver ke empat benua. "Saya tercengang, betapa mobile-nya pria ini," kata Van Onselen. Silver hidup di banyak tempat. Dengan perjalanan kapal murah, Silver pernah menjelajahi Samudera Atlantik, dari Afrika Selatan menuju Buenos Aires, lalu ke Santiago, Paris, lanjut ke Brussels, dan berakhir di Polandia. Di Polandia, dia dieksekusi karena perannya sebagai mata-mata pada 1918.
Van Onselen menekankan ada kesamaan kuat karakter antara subjek bukunya, yakni Silver dan Jack the Ripper, pelaku pembunuhan di Whitechapel, London. Keduanya sama-sama psikopat, dan sangat membenci wanita. Silver dan Ripper sama-sama pernah memiliki hubungan pahit dengan wanita sepanjang hidupnya.
"Dalam konteks kesamaan usia, kepribadian, penyakit mental, pola hidup, karakter pelaku pembunuhan itu adalah yang paling pas dari selama ini yang pernah ditemukan," kata Van Onselen, yang bangga karena merasa bahwa dia telah membuat kesimpulan besar dan dengan tali temali yang paling penting, untuk menyimpulkan bahwa Silver adalah Ripper.




Bermuda Triangle

Bermula dari Florida, membawa ke Miami, Puerto Rico dan seterusnya ke
Pulau Bermuda, bentuk terkuat yang diketahui oleh manusia telah
terhasil iaitu tiga segi. Piramid berbentuk tiga segi, maka ia kukuh
hingga kini. Kalau kita ambil kayu dan ikatkan menjadi bentuk tiga segi
ia sentiasa lebih kuat daripada yang berbentuk empat segi. Begitulah
istimewanya tiga segi tetapi dalam masa yang sama ia juga menyimpan
misteri.
Bermuda Triangle berbentuk tiga segi dan ia cukup menakutkan. Anda
tentu pernah mendengar tentang misterinya Bermuda Triangle. Paling
tidak kehilangan skuadran TBM Avengers sebaik sahaja berlepas dari Fort
Lauderdale, Florida pasti mendatangkan pelbagai tanda tanya. Apa yang
ada di Bermuda Triangle?
Dikatakan apabila anda berada di sana, kompas tidak lagi menujukkan
arah ke utara. Anda dikira ?hilang? . Satu lagi tempat dikenali
sebagai ?Devil?s Sea? oleh ahli pelayaran Jepun dan Filipina terletak
di luar dari kawasan pantai laut Jepun, juga dikatakan memiliki
keanehan serupa.
Pada ketinggian 25,300 kaki dan masih mendaki untuk mencapai 29,000
kaki, sebuah jet turbo yang dikendalikan oleh Verdi dan Lukaris
kelihatan okey. Radar di menara kawalan masih menujukkan di mana mereka
berada. Semuanya kelihatan normal. Tiba-tiba ia ghaib begitu sahaja,
seolah-olah tidak pernah wujud sebelum itu. Tidak ada tanda-tanda
menunjukkan ia jatuh ke laut atau menghadapi apa-apa kesukaran. Ia
tiba-
tiba ghaib!
Apa yang sebenarnya telah berlaku?
Teringat saya pada satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah
bahawa Rasulullah s.a.w. telah bersabda, maksudnya, ?Apabila salah
seorang berada di tempat yang terbuka atau di tengah matahari sedang
bersinar, lalu bayangan yang meneduhinya bergerak sehingga sebahagian
dari dirinya terletak di tempat panas dan sebahagian lagi di tempat
sejuk, maka hendaklah dia berdiri (meninggalkan tempat itu).?
Dikatakan, larangan ini kerana tempat seperti itu adalah tempat yang
paling digemari oleh syaitan. Jadi apa kaitannya dengan Bermuda
Triangle? Kawasan ini terletak di perairan Atlantik di pertengahan
antara benua Amerika Utara dengan Afrika. Secara mudah, lokasi ini
adalah kawasan pertembungan dua arus ? panas dari Afrika dan sejuk dari
Amerika Utara.
Dengan hadis ini maka terjawablah misteri Bermuda Triangle. Perkara-
perkara aneh yang berlaku itu tentu antara lain disebabkan pertembungan
antara panas dan sejuk dan ?istana? syaitan yang mungkin tersembunyi di
situ.
Malah saya pernah membaca sebuah buku bertajuk ?Dajjal akan Muncul dari
Kerajaan Jin di Segi tiga Bermuda? oleh Sheikh Muhammad Isa Dawuud dari
Mesir yang mendedahkan bahawa kawasan Bermuda Triangle adalah kawasan
jin di mana dari situlah akan muncul dajjal. Jika benar dakwaan buku
ini, tidak syak lagi apa yang disabdakan oleh Nabi s.a.w. itu nyata
mendahului zaman. Sekali gus ia membuktikan Islam memiliki semua
jawapan untuk semua persoalan.

Raibnya KC-135
di Segitiga Bermuda

Hilangnya dua tanker tambun KC-135 AU AS di 900 mil sebelah timur-laut Miami pada 1963 menambah pekat misteri Segitiga Bermuda. Akibat vile vortices, magnetisme, atau proyek rahasia AS?
Tanker KC-135 Tanker tambun seperti inilah yang hilang di atas perairan Segitiga Bermuda pada 1963./Foto: NASA
Hari itu, Rabu, tanggal 28 Agustus 1963. Sebagimana tugas rutin lainnya,dua pemasok bahan bakar di udara KC-135 siap diminta terbang kemana saja. Dan, siang hari itu tanpa beban firasat apa-apa, keduanya melenggang begitu saja setelah mendapat perintah terbang ke arah Lautan Atlantik. Dengan 25.000 galon bahan bakar jet beroktan tinggi diperutnya, mereka ditugasi mengisi bahan bakar ke sejumlah pesawat militer AS di udara. Lepas landas dari pangkalannya di Lanud Homestead, Florida, dengan kecepatan jelajah 600 mil per jam, keduanya lalu mengejar buruannya masing-masing ke lokasi yang telah ditentukan. Kontak radio terjadi ketika pilotnya melapor posisi pada 900 mil sebelah timur-laut Miami, kira-kira tengah hari. Namun setelah itu kedua tanker sehaga empat juta dollar ini seolah ditelan langit. Kedua pesawat dengan 11 awaknya tersebut tiba-tiba raib begitu saja.
Setelah menara Homestead menunggu hingga batas waktu kedatangan (ETA) pada jam 14.00 waktu setempat keduanya tak muncul, notam bahwa keduanya hilang dalam tugas pun disebar. Satu-satunya jejak awal yang berhasil didapat adalah laporan dari pilot KC-135 lainnya yang telah lebih dulu mendarat. Pilotnya mengatakan bahwa mereka sempat berpapasan di udara sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Mereka lenyap begitu saja setelah mengisi tanki dua pembom jet B47 milik AU AS di atas Atlantik.
Mengantisipasi raibnya kedua stratotanker, pihak Lanud Homestead pun segera mengerahkan upaya pencarian. Sekitar 24 pesawat dikerahkan ke 900 mil sebelah timur-laut Miami, lokasi dimana kontak terakhir itu terjadi. Tetapi hingga tengah malam tak sebuah pecahan dan benda yang mencurigakan ditemukan. Keesokan harinya, upaya pencarian kembali dikerahkan. Kali itu kekuatan dilipatgandakan, dan empat kapal pencari Pasukan Pengaman Pantai AS (US Coast Guard) ikut mendukung. Namun hasilnya tetap sama saja. Nihil. Sesuai prosedur, untuk sementara upaya pencarian dihentikan dan laporan mengenai hilangnya kedua KC-135 pun disiarkan ke berbagai pihak. Termasuk ke berbagai media penerbitan dan siaran televisi.
Diluar dugaan, dua hari setelah kejadian, sebuah pesawat milik AU AS tiba-tiba melihat jejak terhampar di laut masih di sekitar posisi yang dicurigai. Dan setelah dihampiri, ternyata di sana mereka menemukan helm pilot, life jacket, kartu navigasi, panel kokpit, dan peralatan lain yang diyakini sebagai ceceran KC-135 yang nahas. Tak berapa lama kemudian ditemukan lagi ceceran lain yang diduga milik KC-135 kedua. Karena jarak ceceran yang satu dengan yang lain sekitar 160 mil, teori yang mengatakan bahwa kedua pesawat bertabrakan di udara seperti yang santer dibicarakan pun 'gugur'.
Lalu apa yang menyebabkan kedua pesawat sama-sama hancur dalam waktu yang diduga bersamaan pada jarak yang lumayan agak berjauhan? Teori kerusakan mesin sulit sekali diterima mengingat tingkat koinsidensinya kecil sekali. Faktor eksternal-kah?

Magnet atau UFO?

Bagi sementara kalangan yang mukim di wilayah Miami dan sekitarnya, nahas yang dialami awak Homestead tersebut memang misteri, namun mereka bisa 'memahaminya' karena kasus-kasus seperti ini seolah kerap terjadi di beranda mereka. Kedua KC-135 berikut 11 awaknya itu adalah korban kesekian dari 'keganasan' Segitiga Bermuda. Namun, seperti yang sudah-sudah, memang jarang sekali ada penjelasan dari kasus-kasus hilangnya kapal atau pesawat terbang di wilayah paling angker dari Lautan Atlantik, yang dibatasi Pulau Bermuda di sebelah Utara, Florida di sebelah Barat, dan Puerto Rico di sebelah Timur ini.
Alkisah mengatakan, laut dan udara di wilayah ini tak pernah menunjukkan gejala gangguan apa-apa menjelang pesawat atau kapal tiba-tiba hilang di sini. Kesan inilah yang membuat opini bahwa sampai-sampai pilot atau nakhoda tak pernah sempat lagi mengambil langkah untuk menghindar. Dan, fenomena yang terjadi di sana memang seolah terlalu dahsyat untuk dihindari. Kesan ini pun seolah membenarkan laporan yang diumumkan jurubicara Lanud Schilling, bahwa tak ada distress call menjelang musibah itu terjadi.
Menanggapi berbagai musibah yang telah terjadi sejak tahun 40-an, selanjutnya memang melahirkan berbagai teori yang kadang terdengar ajaib. Karena gejala umum yang kerap dilaporkan adalah kehilangan orientasi, sejumlah pihak menyebut; penyebabnya mungkin abrasi atmosfer, gangguan magnetik dan gravitasi, gempa di dasar laut, atau gelombang tidal. Lebih jauh, karena sebagian besar korban tak bisa ditemukan di sekitar reruntukan seperti juga yang terjadi pada kasus KC-135 ini , peristiwanya kemudian juga dikait-kaitkan dengan upaya penculikan oleh sekelompok makhluk asing (UFO) yang kabarnya sering mondar-mandir di sana.
Sebuah upaya penelitian ilmiah bukannya belum pernah dicobakan di sini. Paling tidak hal ini pernah dilakukan pemerintah AS dengan mengirim kapal tanpa awak yang dikendalikan dengan remote-control. Namun demikian, kapal yang dipenuhi bermacam-macam sensor penjejak dan pencatat ini, sayangnya, tak pernah juga berhasil mencatat gejala-gejala yang mencurigakan. Inilah yang membuat seluruh misteri di Segitiga Bermuda tak kunjung mendapat penjelasan yang memuaskan secara ilmiah. Hingga kini.
Dilain pihak, kenyataan inilah yang uniknya kerap membuat para ilmuwan dunia bertanya-tanya. Dunia telah merengkuh temuan dan pemahaman yang begitu tinggi dalam bidang science dan wahana tanpa awak, akan tetapi mengapa fenomena 'di depan mata itu' tak pernah juga bisa disibak? Tak kurang dari Zadrach L. Dupe, pakar dari Departemen Geofisika dan Meteorologi ITB, mengungkap ironi tersebut kepada Angkasa, akhir September lalu di Jakarta. Itu sebabnya, ia mencurigai seperti juga yang diantisipasi ilmuwan dunia lainnya ada satu atau beberapa negara adidaya yang berdiri di belakang berbagai misteri tersebut. Perkiraan ini nampaknya tak berlebihan, mengingat pada tahun 60-an, sebuah badan penyelidik Kanada pernah memergoki pemerintah AS tengah mengupayakan sebuah proyek dengan peralatan magnet besar yang beberapa tahun kemudian diakui sebagai Project Magnet. Proyek seperti ini sangat mungkin berpengaruh karena bisa mengakibatkan pesawat atau kapal celaka akibat disorientasi.
Akan tetapi, dugaan seperti itu termasuk juga dugaan bahwa di bawah wilayah 'keramat' itu mengandung logam yang bisa menciptakan gangguan magnet sekali lagi tak pernah menjawab pertanyaan yang sudah kepalang rumit. Diantara yang paling misterius, diantaranya saja, mengapa dari hampir semua wahana yang berhasil ditemukan reruntukannya, tak pernah ditemukan korban (manusia). Mereka seolah hilang tanpa jejak. Pecinta kisah misteri mungkin masih ingat dengan kasus hilangnya lima pembom TBM Avenger AL AS yang raib di sana pada Desember 1945 tak berapa lama setelah lepas landas dari pangkalannya di Fort Launderdale, Florida. Pesawat-pesawat ini pada awal tahun 90-an akhirnya di temukan tersungkur di lepas pantai, tak jauh dari pangkalannya. Namun anehnya tak satupun reruntukannya menyisakan jejak para awaknya.
Jadi kalaupun fenemona alam bertanggung-jawab dalam misteri di Segitiga Bermuda, paling tidak ada faktor eksternal lain yang ikut bertanggung-jawab dalam misteri penghilangan para awaknya. Dalam hal ini yang dimaksud, adalah sebuah komunitas asing yang peduli benar terhadap kekhasan manusia.

SUPERNOVA

Supernova adalah sebuah bintang yang meledak. Bintang tersebut tiba-tiba bertambah kecemerlangannya karena berbagai factor, dan dalam beberapa minggu secara perlahan memudar. Dalam galaksi Kabut Susu (Milky Way), supernova dapat diamati dengan mata telanjang. Empat ledakan yang diamati tercatat tahun 1054, tahun 1572, tahun 1604, tahun 1987 (dengan teleskop yang sangat canggih di Observatorium Las Campanas, Cile).
Sebuah supernova dapat meradiasikan lebih banyak energi dalam beberapa hari daripada yang dilakukan matahari dalam 100 juta tahun, dan energi yang dikeluarkan dalam material yang berhamburan bahkan lebih besar daripada energi yang teradiasi. Dalam beberapa kasus, termasuk supernova nebula kepiting (Crab), sisa bintang yang tertinggal setelah ledakan adalah bintang netron (neutron star) atau pilsar (pulsating neutron star).
Ahli kosmolog memperkirakan keberadaan jagat raya sekitar lima belas juta tahun lalu. Hal ini melibatkan pembentukan awal dari hydrogen dan helium. Kemudian reaksi inti bintang-bintang telah mengubah beberapa hydrogen dan helium semula menjadi unsur-unsur berat. Supernova telah memainkan peranan penting, baik dalam memproduksi unsur-unsur berat terebut maupun dalam pelepasan material kembali ke ruang angkasa, semua itu telah digunakan untuk membuat bintang baru dan mungkin saja planet-planet serta sistemnya. Adalah mungkin bahwa satu atau lebih supernova meledak segera sebelum pembentukan system tata surya kita. Unsur-unsur yang terlepas dari ledakan ini dapat tercampur dengan nebula matahari, yang akhirnya menjadi bagian dari struktur matahari, bumi, dan semua benda yang hidup.


Mothman



Mothman merupakan suatu nama yang biasa digunakan untuk menyebut atau mendiskripsikan seekor makhluk misterius dengan ciri-ciri perawakan setengah manusia (manusia dewasa) dan setengah kelelawar (tapi bukan batman ataupun Drakula lo). Bermata merah, seluruh badannya ditumbuhi bulu-bulu hitam tipis, mempunyai sepasang kaki mirip manusia, namun tidak memiliki tangan,organ tsb digantikan oleh sepasang sayap lebar mirip kelelawar.
Mothman juga sering digambarkan tidak memiliki leher,maka kepala dan badannya langsung menyambung begitu saja. Tentunya beberapa diskripsi diatas berdasarkan hasil laporan beberapa saksi mata yang mengaku telah melihat makhluk ini.
Penampakan makhluk ini sudah kerap kali diberitakan, kabar terakhir mothman menampakkan diri di jembatan wilayah Rusell, Kentucky tahun 2003. Konon ada yg berhasil merekam gambarnya dan kabar ini pun dengan cepat menyebar dan membuat geger masyarakat.
Sebenarnya cukup banyak pengakuan masyarakat yang telah melihat makhluk menyeramkan ini. Sebut saja tahun 1966, bermula saat serombongan remaja yang sedang berlibur di suatu wilayah pedasaan di pinggiran Sacramento. Mereka menuturkan telah dikagetkan oleh kehadiran seekor makhluk menyeramkan yang bertengger di atap sebuah gedung tua yang tak berpenghuni pada saat mereka pesta api unggun.
Menurut mereka, bentuk makhluk tsb sangatlah menyeramkan dan aneh. "Walupun melihatnya secara samar-samar, kami paham bahwa makhluk tersebut bukanlah sosok manusia ataupun seekor kelelawar."
Kedua matanya memancarkan warna merah menyala,seakan-akan tengah menunjukkan rasa tak suka akan kehadiran para remaja ditempat itu. Beberapa anak-anak sempat memberanikan diri untuk mengusirnya dengan menggunakan obor dan batu bara.
Mereka berusaha mengusir makhluk tsb dengan melamparkan buah batu bara ke arahnya. Makhluk tersebut sempat mengeluarkan suara nyaring sebelum ahirnya terbang meninggalkan mereka.
Clendin,West Virginia 12 November 1967, lima pekerja laki-laki yang tengah mempersiapkan sebuah liang kubur di TPU setempat juga dikagetkan dengan kehadiran makhluk tersebut. Mereka melihat bentuk manusia berbadan gelap dan memiliki sayap, keluar dari pepohonan dan terbang melintasi mereka.
Pada 15 November 1985 petang, dua pasangan pengantin muda, Roger dan Linda Scarberry & Steve dan Mary Mallette, ketika sedang mengendarai sebuah mobil melintasi kawasan bekas Pabrik TNT peninggalan Perang Dunia ke-II, sempat melihat sinar-sinar berwarna merah di antara semak-semak di areal sekitar pabrik.
Karena penasaran, mereka menghentikan mobil dan menyaksikan pancaran-pancaran sinar-sinar aneh itu. Namun seketika itu juga mereka terperanjat, karena ternyata sinar-sinar itu adalah beberapa pasang mata dari makhluk yang keluar dari dalam semak-semak.
Roger menuturkan, sekitar tiga makhluk aneh bermata merah besar dengan tinggi rata-rata manusia dewasa dan memiliki sayap, keluar dari dalam semak kemudian berjalan menuju arah mobil mereka.
Tanpa pikir panjang lagi, Roger kemudian menancapkan pedal gas mobilnya dan membawa pergi mobilnya menjauh dari tempat itu.
Sebelum kejadian yang dialami beberapa pasangan tersebut, memang di wilayah bekas Pabrik TNT tsb, warga sekitar sering mendapati beberapa sosok aneh yang kerap muncul saat petang hari. Biasanya mereka berterbangan beberapa saat mengelilingi beberapa cerobong asap pabrik,kemudian pergi menjauh.
Mungkin kisah yang paling menakutkan dialami oleh Raymond Wamsley.di pertengahan tahun 1993 silam, dimana terjadi kejadian yang sangat menyeramkan di kediamannya diwilayah Virginia .
Dikisahkan, pada suatu malam ia melihat sepasang pancaran sinar terang merah menyala di pohon yang tumbuh di pekarangannya. Selama beberapa waktu ia bertanya-tanya dalam hati apa gerangan sinar-sinar tersebut?
Namun ia pun kaget, ketika mengetahui bahwa sinar tersebut ternyata sepasang mata dari makhluk aneh bersayap yang beberapa saat lalu berada di pohon dan kemudian terbang turun tepat di pekarangnya.
Dengan keadaan shock itu ia menyaksikan makhluk aneh bersayap tersebut tengah menyantap seekor anjing dengan beringas. Setelah itu, makhluk itupun terbang meninggalkan pekarangnnya dengan meninggalkan sisa-sisa tubuh seekor anjing yang telah ia santap.
Sampai saat ini kisah-kisah mengenai kehadiran Mothman masih terus bermunculan, Bahkan di beberapa Negara di luar Amerika Serikat-pun, Mothman dikabarkan juga sering muncul. Pada tahun 1997 silam, kisah tentang penampakan Mothman di Inggris dan Ukraina juga sempat terdengar.
Dari deretan makhluk-makluk dunia Cryptozoology, mungkin Mothmanlah yang tidak bisa diterangkan secara ilmiah dan dipikir secara logika mengenai penggambaran tubuhnya yang dirasa sangat-sangat janggal. Namun,banyak orang memandang Mothman sebagai siluman dan banyak dihubung-hubungkan dengan beberapa praktek ilmu hitam.***


Great Blue Hole,Belize



Fitur daya tarik untuk Diving di Belize, terutama untuk beberapa dengan apresiasi dari fenomena geografis, adalah kesempatan untuk menjelajahi terkenal Blue Hole. Bagian dari Mercusuar Reef Sistem, ia terletak sekitar 60 mil di bagian daratan dari Belize City. Ini adalah salah satu yang paling mengenalnya menyelam situs dapat ditemukan di mana saja di dunia, tepat di tengah Mercusuar Reef adalah besar, hampir sempurna surat edaran lubang sekitar satu seperempat mil (,4 km) di seluruh. Di dalam lubang air ini adalah 480 kaki (145 m) mendalam dan itu adalah kedalaman air yang memberikan warna biru mendalam yang menyebabkan seperti struktur di seluruh dunia dikenal sebagai "hole biru."

Seperti raksasa murid dalam laut yang berwarna biru hijau, Blue Hole adalah sempurna surat edaran kapur sinkhole lebih dari 300 dan 412 kaki di kaki dalam. Program yang aneh stalactites dan formasi kapur yang cetakan dinding-dindingnya tampaknya menjadi lebih rumit dan lebih intens satu penyelaman. Hampir ke Blue Hole, Belize satu terbesar di dalam kawasan lindung, Half Moon Caye Monumen Alam, meliputi 10.000 hektar dari Atol persegi dan 15 mil dari sekitarnya.

Diameter dari lingkaran karang penghalang untuk kawasan sekitar 1.000 kaki dan menyediakan habitat yang ideal untuk melampirkan karang dan berkembang. Karang benar-benar merusak permukaan di banyak bagian di air surut. Kecuali untuk dua saluran sempit, karang di sekitar lubang. Yang lubang itu sendiri adalah untuk membuka sebuah sistem gua dan gang yang menembus ini di bawah gunung. Di berbagai tempat, kapur stalactites besar menggantung dari apa yang pernah langit-langit yang diisi udara-gua sebelum akhir terakhir Ice Age. Bila es dicairkan laut tingkat bunga mawar, membanjiri gua.

Suhu di Blue Hole di 130ft adalah tentang 76F dengan hampir semua perubahan di sepanjang tahun yang mendalam.

Untuk semua tujuan praktis yang lebih dari 400-kaki kedalaman membuat Blue Hole sebuah jurang maut. Dinding yang menyimpang dari permukaan sampai kedalaman sekitar 110 kaki di mana Anda akan mulai menemukan Stalagtit formtions yang sebenarnya sudut kembali, yang memungkinkan Anda untuk menyelam di bawahnya overhangs dahsyat. Hovering di kalangan stalactites, Anda dapat membantu tetapi tidak merasa merendahkan diri dengan pengetahuan yang besar-besaran formasi sebelum anda berdiri tinggi sekali dan kering di atas permukaan laut eons lalu. Rasa dipoles oleh dizzying efek nitrogen meniupkan di kedalaman. Air itu bergerak dan visibilitas sering pendekatan 200 kaki Anda sebagai istirahat yang sangat nyata termoklin.
Klik untuk versi lebih besar dari gambar ini
Di perairan yang lebih dalam Blue Hole sendiri, Anda mungkin melihat harimau atau penasaran blacktip hiu hammerhead, tetapi pada kebanyakan penyelaman Anda tidak akan melihat siapapun kecuali menyelam teman Anda. Sedikit cahaya yang mencapai kedalaman dari lubang dan air tidak beredar dengan bebas. Akibatnya, lebih bagian dalam Blue Hole tidak memiliki kelimpahan hidup yang terkait dengan drop-paling bersemangat. Tetapi sebagai usaha Anda ke dalam shallows di sekitar pinggiran dari Blue Hole untuk off-gas setelah Anda menyelam, Anda akan menemukan sebuah kawasan indah penuh dengan kehidupan.

Pederson's pembersihan udang yang mana-mana inhabiting dan cincin yang menonjol anemones. Dengan gelisah wajib mereka antennae, udang ini mengundang Anda, bersama dengan melewati ikan, untuk dibersihkan. Neon gobies juga mereka beriklan pembersihan setvices dari berbagai kepala karang. Angelfish, butterflyfish hamnlets dan ukurannya kecil yang juga biasa dilihat. Elkhorn karang tumbuh ke permukaan dan ungu seafans, berseri mereka kaya corak dan warna, memanjang di permukaan air tenang. Jika Anda mencari, Anda akan ganda sebagai perintah Anda terkena tercatat dari penggemar di laut biru dari menenangkan cermin air.

Klik untuk lebih besar versi ini drawingDive meninggalkan perahu sangat pagi - paling manis buns membawa panduan untuk orang-orang yang tidak dapat menemukan tempat untuk makan di awal moring jam. Membawa sendiri kopi, namun.

Satu dapat mendapatkan sedikit narked kembali di-set gua 150 'di bawah jelas, masih air, diisi dengan 25 hingga 50 kaki panjang stalactites.

Panduan tiang grup dan sahabat karib di hiu pada mayoritas suara. Bull, Reef dan Kepala Hammer hiu ditemukan di sini, yang melihat banyak, bahkan dari belakang perlindungan yang berguna stalagmite.

Sebuah langka - menyelam indah. Namun ini adalah benar-benar sebuah techical kategori decompression menyelam, tidak dianjurkan untuk newbys atau resor menyelam beberapa kualifikasi. (Di bawah Blue Hole adalah lebih dari 400 kaki bawah dan dinding lereng gunung kembali, seperti yang satu mutlak harus memiliki kemampuan untuk mengontrol bukan bergantung pada sesuatu untuk pegang jika mulai unting-unting untuk sementara turun. Begitu - ballooning adalah sama untuk mematikan yang kesehatan bila datang dari 150 ditambah kaki dan memerlukan daya kontrol yang sangat baik. Decompression waktu sekitar 10 sampai 15 menit di 20 kaki.). Terbaik menyelam panduan jangkar cadangan tangki dan regulator di kaki Anda 20 Deco spot, biasanya di permanen penambatan jangkar yang terletak di sekitar pinggiran dari Blue Hole, yang Anda terlalu perahu Moor.

Blue Hole adalah ketika harus di Ambergris, beberapa orang menyamakan ke sebuah pengalaman keagamaan. Untuk yang kurang berpengalaman, jika Anda prihatin tentang menyelam, berbicara dengan menyelam master atau orang-orang di toko-toko sebelum pergi. Menyelam master yang tinggal dengan Anda lihat setelah Anda dan seluruh menyelam, yang tidak lama ke yang dimulai dengan, sekitar 30 menit. Yang melingkari lubang mulai dari sekitar 30-35 kaki, hanya dinding batu sampai Anda turun ke stalagtites. Snorkling di sekitar perimeter adalah hebat. Banyak warna, jernihnya air, beberapa gambar saya terbaik dari yang ada di sekitar 6 ft. air. Penuh hari perjalanan juga memiliki penyelaman di Mercusuar Reef biasanya sekitar 70-80 '-dinding yang indah di mulai 30' dan turun selamanya.